Sertifikat PBAK jadi Syarat Wisuda

Sertifikat PBAK jadi Syarat Wisuda

RAKYATCIREBON.ID - Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) bagi mahasiswa baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan. 

Kegiatan yang melibatkan seluruh mahasiswa baru ini, wajib diikuti sebagai syarat mengikuti sidang munaqosah dan wisuda. Jika tidak diikuti, maka dipastikan mereka tidak bisa menjadi sarjana, karena sertifikat PBAK menjadi syarat bagi mereka untuk bisa mengikuti sidang munaqosah dan wisuda.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabag Akdemik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak. Kamal menjelaskan, saat ini IAIN Cirebon tengah melaksanakan kegiatan Training Of Trainer (TOT), termasuk mempersiapkan hal teknis lainnya.

PBAK sendiri, kata Kamal berdasarkan rencana semula akan dilaksanakan pada 8 September hingga 11 September 2020.

\"Jika tidak ada perubahan jadwal, PBAK akan dilaksanakan minggu pertama September 2020 dan saat ini kami tengah mengadakan kegiatan Training Of Trainer (TOT) bagi 200 trainer,\" katanya.

Kamal juga menerangkan, untuk kegiatan PBAK, pihaknya sudah mempersiapkan 8 ruang kelas. Seluruhnya dipergunakan untuk tutor dalam memandu kegiatan PBAK dan selama 4 hari, kegiatan dilaksanakan dengan sistem online.

\"Berbagai materi selama 4 hari akan diberikan kepada mahasiswa baru. PBAK sendiri akan dimulai pada pagi hari dan selesai sore hari,\" ucapnya.

\"Karena masih dalam masa pandemi, kegiatan PBAK dilakukan secara online dan tutor akan memandunya dari kampus,\" katanya lagi.

Sementara itu, Warek III, Dr H Ilman Nafi\'ah MAg mengatakan sedikitnya ada sekitar 200 tutor yang siap menjalankan kegiatan PBAK. 

\"Saat ini 200 tutor tengah mengikuti kegiatan TOT, mereka akan kita seleksi terutama pada penguasaan IT, sebab nanti PBAK dilaksanakan secara online dan menggunakan sejumlah aplikasi, seperti youtube, instagram, zoom dan lainnya,\" kata Ilman.

Ilman juga menjelaskan, materi PBAK selain menekankan pemahaman moderasi beragama dan IT, juga pengenalan lingkungan kampus, akademik dan lainnya.

Kendati begitu, Ilman juga menegaskan, bahwa kedepan seluruh mahasiswa harus menempuh perkuliahan hanya 12 semester, tidak bokeh lebih.

\"Kalau sekarang kan masih ada yang sampai 14 semester, tapi nanti mah berdasarkan peraturan wajib 12 semester, tidak boleh lebih,\" ujarnya. (wan)

Sumber: