Aroma Nasi Bakar Gugah Selera Makan

Aroma Nasi Bakar Gugah Selera Makan

KESAMBI –  Swiss-Belhotel Cirebon kembali menawarkan menu nasi bakar. Menu spesial yang terbuat dasi nasi putih berbumbu itu dibungkus daun pisang. Di dalamnya berisi potongan ikan tuna dan jamur.
\"swiss
Nasi bakar Swiss-Belhotel. Foto: Suwandi/Rakyat Cirebon
Chef Swiss-Belhotel Cirebon, Sutisna menjelaskan, hadirnya menu nasi bakar menjawab  permintaan tamu hotel yang menginginkan menu berbeda yang unik dan lezat. Nasi bakar terdiri dari nasi yang dibungkus daun pisang, ayam bakar, lalapan dan sambal.

Cara membuatnya, nasi pulen dicampur dengan daging tuna  dan jamur kemudian diberi bumbu.  Nasi dan bahan launnya dibungkus daun pisang menyerupai lontong, hanya saja ukurannya lebih besar dan gemuk. “Setelah terbentuk kemudian dibakar,” ungkap Sutisna.

Sensasi bakaran pada daun pisang menimbulkan aroma harum sehingga dapat menggugah selera konsumennya. Pasalnya saat dibakar, aroma minyak dari ikan menyerbak. Sehingga nasi bakar sudah enak disantap tanpa lauk pun.

Sebagai pelengkap potongan ayam bakar bumbu kecap disajikan beserta dengan aneka sayuran san sambal sebagai cocolan. Tak kalah nikmat, ayam bakar yang disajikan pun bercita rasa menggoda. “Ayamnya dibakar  pakai bumbu juga sehingga lebih enak,” singkatnya.

Ada dua jenis pilihan sambal. Ada sambal jahe sereh dan sambal merah pedas. Dua pilihan sambal dihadirkan untuk tamu agar lebih banyak variasi rasa dalam memilih sambal yang cocok disantap bersama nasi dan ayam bakar.

Tamu hotel bisa menikmati nasi bakar cukup merogoh kocek Rp65 ribuan saja. Selain nasi bakar, Swiss-Belhotel juga mengeluarkan aneka minuman ada  berry o berry dan cincau ice with peach and ice cream  yang dijual Rp35 ribu per porsi.

Sutisna berharap, hadirnya menu – menu baru dapat menjadi pilihan kuliner bagi tamu hotel dan masyarakat Cirebon yang ingin mencicipi menu istimewa khas hotel bintang 4 di Kota Cirebon. “Semoga disukai, karena setiap bulan kami selalu berinovasi menciptakan menu baru,” tutupnya. (wan)

Sumber: