Konsumen Mulai Beralih ke Pasar Online

Konsumen Mulai Beralih ke Pasar Online

MAJALENGKA – Menjelang Ramadan, penggila belanja yang malas ke pusat perbelanjaan kini semakin dimanjakan dengan menjamurnya toko online di Majalengka. 
\"penjual
Penjual kerundung bidik pasar online. dok. Rakyat Cirebon
Banyak shopaholic yang kini beralih memilih belanja via online karena dinilai lebih praktis, hemat waktu dan energi.

Salah seorang konsumen Dety (26) mengatakan, belanja online dinilai mempunyai sistem yang mudah. Pembeli hanya perlu sabar membuka halaman demi halaman website. Kemudian untuk pembayaran sendiri, konsumen hanya perlu melakukan transfer untuk kemudian menunggu barang yang dipesan tiba di rumah.

“Kami tidak perlu capek ke toko offline. Cukup buka laptop atau handphone dan memilih barang yang disukai. Tapi, memang perlu kesabaran untuk menunggu barang pesanan tiba, karena disesuaikan dengan jarak,” ujarnya.

Sementara menurut salah satu pedagang online shop, Ira (27) mengatakan, ia sudah meraup pundi-pundi rupiah yang lebih banyak saat momentum tertentu terutama jelang Ramadan dan jelang Idul Fitri. 

“Iya alhamdulillah meningkat. Sekitar 50 persen peningkatannya,” ujarnya. Peningkatan tersebut, sudah dialami Ira sejak pertengahan Mei lalu. Produk yang paling banyak dipesan yakni baju hijab yang sudah satu pasang berikut pasminanya. 

“Aku kan jualnya macam-macam, ada cotton pants, baju, kue-kue sampai alat kosmetik. Nah, jelang puasa begini paling banyak yang order baju Hijab yang sudah satu stel sama pasminanya,” jelas Ira.

Perempuan yang tercatat sebagai mahasiswa di salahsatu universitas kenamaan di Majalengka tersebut mengatakan, tak sedikit pelanggannya yang mengungkapkan bahwa mereka enggan berbelanja di pusat perbelanjaan. 

“Iya memang rata-rata konsumen beli baju buat lebaran. Katanya mereka malas ke mal-mal. Apalagi pas puasa nanti, lemas kali ya kalau lagi puasa pergi ke toko offline,” ujar Ira seraya tersenyum tipis.

Di tempat terpisah, salah satu staf JNE, Handar tak memungkiri pengirim dari online shop kerap turut menyumbang tingginya pemesanan pengiriman barang di perusahaan tersebut. 

“Iya paling banyak biasanya online shop. Mungkin persipan buat puasa. Apalagi nanti menjelang lebaran,” ucap Handar singkat.(hsn)

Sumber: