Stok Beras di Indramayu Aman untuk 25 Bulan

Stok Beras di Indramayu Aman untuk 25 Bulan

INDRAMAYU – Mengantisipasi datangnya Ramadan, ketersediaan stok beras aman hingga 25 bulan mendatang. Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Drive Indramayu juga memastikan akan tetap melakukan penyerapan beras di tingkatan petani, guna tercapainya terget serapan. 
\"stok
Stok berasa Indramayu. Foto: Apriyanto/Rakyat Cirebon
“Stok beras di Indramayu sangat aman, masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar  Kepala Bulog Sub Divre Indramayu, Asep Buhori.

Lajut ia menuturkan, meskipun stok beras aman selama dua tahun, pihaknya tetap akan melakukan penyerapan beras di tingkatan petani. Hal itu dilakukan guna memenuhi target serapan yang saat ini masih belum tercapai. Yaitu sebesar 219.000 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara dengan 105.000 ton beras.

“Saat ini realisasi penyerapan sudah mencapai 63.829 ton GKP, oleh karenanya tidak heran jika Bulog terus menggenjot penyerapan gabah meskipun harga dilapangan lebih besar ketimbang Harga Pembelian Pemerintah (HPP),” tegasnya.

Berdasarkan pantauan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Indramayu, harga gabah kering simpan di tingkat petani mencapai Rp5.000 per kg. Besaran harga itu lebih tinggi dibandingkan HPP yang merujuk pada kepada Inpres No 5 Tahun 2015 ditetapkan, HPP GKP di tingkat petani hanya Rp 3.700 /kg dan Gabah Kering Giling (GKG) Rp 4.600/kg.

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Sutatang menyampaikan, tingginya harga gabah membuat Bulog tidak mempunyai pilihan lain, dikatakanya, mau tak mau harus membeli gabah dengan harga yang berlaku di pasaran saat ini agar dapat tercapainya target serapan. (yan)

Sumber: