PNS Ikut Tamasya Al Maidah, Pulangnya Bakal Kena Sanksi

PNS Ikut Tamasya Al Maidah, Pulangnya Bakal Kena Sanksi

INDRAMAYU - Momentum Pilkada DKI Jakarta yang menyedot perhatian banyak pihak memunculkan berbagai anggapan maupun dampaknya. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, ‎Bupati Hj Anna Sophanah melarang warga Indramayu ke Jakarta saat ini. Termasuk para pegawai negeri sipil (PNS), jika memaksa bisa disanksi tegas.
\"pns
Bupati Indramayu Anna Sophanah. dok. Rakyat Cirebon
Dihadapan sejumlah wartawan, bupati menyampaikan imbauannya dan melarang warganya berangkat ke Jakarta mengikuti aksi Tamasya Al Maidah. Ditambah lagi di ibu kota negara itu pada Rabu (19/4) dilangsungkan gelaran Pilkada DKI Jakarta yang secara jelas warga Indramayu tidak memiliki hak pilih.

\"Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, diimbau kepada masyarakat Indramayu tolong jaga agar Kabupaten Indramayu tetap kondusif, tetap aman, tetap nyaman. Jadi ketika ingin berdoa, berdoa saja di Indramayu,\" ujarnya, Selasa (18/4).

Ditegaskan bupati, imbauan dan larangan itu tidak terkecuali bagi para PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Jika ada PNS yang memaksakan diri berangkat ke Jakarta dengan tujuan tersebut, maka pihaknya akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.‎ Bahkan, tepat di hari pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, PNS di Indramayu tidak diliburkan.

\"Saya mengimbau agar tetap bekerja seperti biasa, tidak usah kemana-mana. Biar urusan Jakarta jadi urusan masyarakat Jakarta, kan kita juga tidak punya hak pilih. Jadi kepada seluruh masyarakat Indramayu tolong jangan tinggalkan Indramayu, dan berdoa dari Indramayu saja untuk kemanan maupun kelancaran pilkada di sana (Jakarta, red),\" pungkasnya. (tar)

Sumber: