Atap Pasar Baru Ambruk, Bupati Minta Kontraktor Serius Kerja

Atap Pasar Baru Ambruk, Bupati Minta Kontraktor Serius Kerja

KUNINGAN - Bupati Kuningan H Acep Purnama meminta kepada para kontraktor di wilayah Kabupaten Kuningan untuk bekerja serius dan mengutamakan kualitas pekerjaan.\"Para kontraktor harus serius dalam menjalankan tugas dan melaksanakan pembangunan, utamanya mereka yang mengerjakan bangunan di daerah,\" kata Bupati Acep Purnama ketika dimintai komentarnya terkait ambruknya atap blok D di Pasar Baru Kuningan yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, Kamis (22/3).
\"atap
Atap pasar baru Kuningan ambruk. Foto: Ist./Rakyat Cirebon

Diungkapkan Bupati, dirinya sendiri belum mengetahui peristiwa ambruknya pasar baru yang memiliki 886 buah sarana perdagangan meliputi 36 ruko, 394 Kios dan 456 los, yang diresmikan pada tanggal 12 Maret tahun 2015.

“Saya belum tahu persis, nanti akan saya cek terkait penyebab ambruknya atap kios pasar baru, bisa saja salah kontruksi, kualitas atau ada kerusakan dari atapnya, saya sendiri belum bisa menyimpulkan,” ujar Bupati. Bupati juga meminta kontraktor bekerja secara maksimal dan menggunakan material sesuai spesifikasi yang telah disepakati oleh pemerintah daerah dan kontraktor.

“Disinilah pentingnya peran pengawas lapangan, sehingga nantinya hasil pekerjaan sesuai standar yang dinginkan,” terangnya. Berdasarkan data yang diperoleh, bangunan pasar baru yang baru berusia dua tahun ini, kondisinya sangat memprihatinkan.

Seperti yang terjadi pada Rabu malam kemarin, atap sebagian blok ambruk karena rembesan air hujan. Kejadian ini diketahui sekitar pukul 21:30 WIB malam oleh beberapa pedagang yang sedang menunggu kiriman sayur mayur di Blok D pasar tersebut. Siti (45) seorang pengepul sayuran menjelaskan dirinya tidak terkejut dengan kejadian abruknya atap tersebut. 

Menurutnya, atap yang terbuat dari Glassfiber Reinforce Cement (GRC) tersebut sudah lama ditengarai akan ambruk. \"Atapnya sudah lama begitu Kang, mungkin dari atasnya bocor sehingga air hujan merembes ke bawah dan membuat atapnya lembek,\" tuturnya.

Pasar Baru Kuningan saat ini merupakan pasar tradisional yang dimodernisasi oleh PT ASP Land Development pengembang bangunan pasar, dengan menghabiskan biaya sekitar Rp64 Miliar saat jaman kepemimpinan Almarhumah Hj. Utje Ch Suganda. 

Alih-alih diharapkan menjadi pasar tradisional bernuansa modern terbaik di Jawa Barat, namun berbagai kendala selalu terjadi setelah diresmikan Tahun 2015 lalu.

Sejak diresmikannya, beberapa komplain baik dari pedagang maupun masyarakat selalu terdengar. Bahkan beberapa minggu sejak diresmikan, sudah terjadi kejadian atap ambruk di bagian terminal utara pasar. 

Juga mengenai ventilasi udara dan saluran air di blok pasar Ikan tetap dikeluhkan pedagang. Berbagai komplain tersebut seharusnya bukan hanya menjadi catatan bagi dinas terkait namun perlu ada perbaikan segera oleh pihak pemborongnya.

Kualitas bangunan yang jauh dari standar juga bisa dilihat di gedung Satpol PP Kuningan, bangunan dua lantai yang diresmikan pada tahun 2016 tersebut, kondisinya juga sudah memprihatinkan, bagian ruangan sudah ada yang bocor, jendela banyak yang rusak padahal bangunan tersebut menghabiskan anggaran yang cukum banyak. 

Sementara itu, Kepala Disperindag Kuningan Agus Sadeli MPd saat ditemui Rakyat Cirebon, pada Kamis (23/03) membenarkan kejadian tersebut. Dia juga sudah memerintahkan kepada staf nya untuk menghubungi rekanan di pasar tersebut agar segera langsung diperbaiki. (ale/gio)

Sumber: