Jelang Ujian Nasional 396 Siswa SMP Ikut Tryout

Jelang Ujian Nasional 396 Siswa SMP Ikut Tryout

CIDAHU - Ratusan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Cidahu mengikuti kegiatan tryout atau pra-UN, Rabu (15/03). Dalam kegiatan tersebut ada dua sekolah ikut bergabung di SMP Negeri 1 Cidahu, yaitu SMP Terbuka dan SMP Negeri Satap Cibulan. 
\"siswa
Siswa SMP Kuningan ikut pra UN. Foto: Gilang/Rakyat Cirebon
Panitia pelaksana menyediakan 22 ruang ujian yang disesuaikan dengan jumlah peserta dari tiap sekolah, antara lain, 19 ruangan untuk siswa SMP Negeri 1 Cidahu, 1 ruangan untuk siswa SMP Terbuka dan 2 ruangan untuk siswa SMP Satap Cibulan.

Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 396 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari 365 siswa SMP Negeri 1 Cidahu, 10 siswa SMP Terbuka, dan 21 siswa SMP Negeri Satap Cibulan. Adapun mata pelajaran yang diujikan yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Nanang Suwandi SPd, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum bersyukur atas pelaksanaan tryout di SMP Negeri 1 Cidahu yang berjalan lancar. Nanang berharap, pelaksanaan tryout tersebut dapat dijadikan sebagai alat ukur bagi para siswa dalam persiapan menghadapi UN.

“Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan kegiatan tryout/pra-UN Kabupaten dengan lancar, semoga moment ini dijadikan alat ukur oleh anak-anak kita sejauh mana mereka sudah menguasai materi untuk persiapan menghadapi UNKP Mei yang akan datang,\" ungkapnya.

Kegiatan tryout lanjut Nanang, merupakan latihan atau uji coba bagi siswa SMP kelas IX dalam menghadapi Ujian Nasional yang akan dilaksanakan Mei 2017 mendatang. Tujuannya antara lain untuk mengukur sampai sejauh mana kesiapan serta kompetensi yang dimiliki oleh para siswa dalam menjawab soal-soal Ujian Nasional yang akan diberikan nanti.

Dia menambahkan, hasil pelaksanaan PraUN tersebut dapat dijadikan sebagai indikator tingkat kelulusan para siswa. Selain itu, hasil pelaksanaan pra-UN juga dapat dijadikan sebagai evaluasi bagi pihak sekolah dalam mempersiapkan langakah-langkah strategis guna mengantisipasi ketidaktercapaian standar kelulusan yang telah ditetapkan secara nasional.

“Substansi dan mekanisme pelaksanaan Pra-UN tersebut dibuat sama persis seperti Ujian Nasional. Perbedaannya hanya terletak pada wilayah dimana ujian dimaksud dilaksanakan. Jika Ujian Nasional (UN) mencakup seluruh wilayah Republik Indonesia, sedangkan Pra-UN dilaksanakan hanya dilingkup wilayah provinsi,” ucapnya.

Kegiatan yang dari hari senin tersebut berlangsung lancar dan tertib, selama kegiatan berlangsung semua peserta pra-UN tampak serius mejawab berbagai soal dan mengisinya pada Lembar Jawaban Komputer (LJK) yang telah disiapkan. Tidak hanya itu, para panitia pra-UN juga tampak teliti dalam mengecek kembali LJK yang dikumpulkan oleh para pengawas di ruang Pokja SMP Negeri 1 Cidahu.(gio/mgg)

Sumber: