Pengunjung Keluhkan Tak Ada Musala di Tamcir

Pengunjung Keluhkan Tak Ada Musala di Tamcir

Bisa Hindari Kesan Negatif

KUNINGAN - Keindahan Taman Cirendang alias Tamcir dirasa belum lengkap oleh sejumlah pengunjung tanpa keberadaan sarana ibadah seperti mushala. Mereka berharap agar Pemkab Kuningan segera memfasilitasi lokasi taman tersebut dengan dibangunkannya musala. “Pembangunan musala disini (Tamcir,red)) seharusnya menjadi prioritas sejak awal. Pos polisi dan pos Satpol PP dibangun dengan anggaran besar, tapi musala gak ada. Padahal musala hanya butuh anggaran kecil saja. Manfaatnya lahir bathin, dunia akhirat,” keluh salah seorang pengunjung Tamcir, Edi Priyadi (42), warga asal Kelurahan Cirendang, saat berada di lokasi, kemarin sore (18/1).
\"taman
Taman Cirendang. Foto: Mumuh/Rakyat Cirebon

Dengan tidak adanya fasilitas musala di Tamcir dan taman-taman lainnya, dirinya sangat tidak berharap muncul kesan negatif dari banyak pihak bahwa Pemerintah Daerah tidak memiliki nilai religi dengan tidak mempertimbangkan strategisnya pembangunan mushala di setiap lokasi pembangunan fasilitas umum yang ditarget akan menjadi lokasi hiburan masyarakat dan keluarga. Terutama fasilitas umum yang di sekitarnya selain tidak ada mushola juga cukup jauh dari Masjid.

“Minimalnya, kalau sudah ada musholla lengkap dengan tempat wudlunya, pemerintah daerah mendapat berkah. Terlebih lagi, kalau musala tersebut betul sangat dibutuhkan, lalu digunakan untuk beribadah. Sayang kandi tempat seindah ini (Tamcir, red) pengunjung kalau waktu sholat harus nyari dulu musholla,” ungkapnya.

Selain dari pengunjung, keluhan serupa juga disampaikan pegawai Jelila Kafe Tamcir, Surodzu Ta’rifah. Menurutnya, tanpa adanya musholla di sekitar Tamcir, baginya selaku karyawan bisa melaksanakan sholat di salah satu ruangan kecil kafe. Tapi bagi masyarakat umum, terutama pengunjung yang ingin sholat jelas sangat kesulitan.

“Setiap hari, gak sedikit yang tanya kepada saya, musalla yang dekat dimana. Ditawarin di dalam (kafe, red), banyak gak mau soalnya sempit, kurang afdol juga mungkin,” katanya seraya juga meminta pemerintah daerah segera membangun musholla di Tamcir karena banyak pengunjung Tamcir berasal dari berbagai daerah, termasuk dari luar Kabupaten Kuningan. (muh)

Sumber: