Infrastruktur Jadi Prioritas Rencana Kerja Tahun 2026

Infrastruktur Jadi Prioritas Rencana Kerja Tahun 2026

Wakil Ketua DPRD, HR Hasan Basori SE MSi saat memberikan sambutan dalam Paripurna Penutupan Tahun Sidang 2024-2025 dan membuka Tahun Sidang 2025-2026. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon resmi menutup Tahun Sidang 2024-2025 dan membuka Tahun Sidang 2025-2026 melalui Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD, kemarin (18/9/2025).

Dalam rapat juga menetapkan Rencana Kerja DPRD untuk Tahun 2026. Isu penguatan infrastruktur menjadi fokus utama pembahasan.

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD, Hj Nana Kencanawati SPd, didampingi Wakil Ketua DPRD HR Hasan Basori SE MSi. Dihadiri para anggota dewan, Wakil Bupati Cirebon H Agus Kurniawan Budiman, unsur Forkopimda, dan sejumlah tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Hasan Basori menegaskan bahwa DPRD telah menerima dan mencermati Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 yang diajukan oleh Pemerintah Daerah.

Dari dokumen awal yang disampaikan, DPRD menilai bahwa penguatan infrastruktur, baik fisik maupun sosial, harus menjadi agenda prioritas.

“Poin yang menjadi konsentrasi kami adalah penguatan infrastruktur. Termasuk infrastruktur penunjang sektor kesehatan, karena kami melihat ada urgensi nyata di sisi itu,” ujar Hasan di hadapan peserta rapat.

Politisi PKB itu menyebut bahwa DPRD mendorong penyusunan dan pelaksanaan program pembangunan yang bertema spesifik dan berdampak langsung. Bukan hanya menyebar anggaran ke berbagai bidang tanpa arah yang jelas.

Menurutnya, pendekatan tematik akan menjawab persoalan dengan lebih tajam dan efektif. Oleh karenanya, DPRD pun merekomendasikan agar Bupati menyelesaikan program prioritas. Menyelesaikan infrastruktur jalan.

"Itu harus benar-benar dituntaskan di titik-titik strategis, bukan setengah jadi. Karena itu, kami juga menekankan perlunya percepatan pembangunan,” tegas Hasan.

Lebih jauh, ia menyoroti bahwa infrastruktur bukan hanya soal jalan dan jembatan. Tetapi juga mencakup pelayanan dasar masyarakat seperti fasilitas kesehatan, sanitasi, hingga sarana pendidikan.

“Jangan sampai infrastruktur hanya jadi jargon, tapi tidak menyentuh langsung kebutuhan warga,” katanya.

Sementara itu, pembukaan Tahun Sidang 2025-2026 juga menjadi momentum evaluasi kinerja DPRD selama satu tahun ke belakang. Wakil Ketua Hj Nana Kencanawati menyampaikan bahwa tahun politik 2024 yang padat tak menyurutkan produktivitas lembaga legislatif.

“Meski diwarnai agenda Pilkada, DPRD tetap menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran secara optimal. Ke depan, kami berharap bisa lebih responsif terhadap dinamika yang berkembang di masyarakat,” kata Nana.

Rapat Paripurna ini menandai awal dari babak baru kinerja DPRD yang lebih strategis dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Cirebon.

Tahun 2026 dipandang sebagai tahun krusial untuk merealisasikan berbagai janji pembangunan. Terutama di sektor infrastruktur yang selama ini kerap menjadi keluhan warga. (zen)

Sumber: