Siti Farida Tinjau Rumah Ambruk di Pegambiran, Pastikan Tahun Ini Diperbaiki

Siti Farida Tinjau Rumah Ambruk di Pegambiran, Pastikan Tahun Ini Diperbaiki

Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati meninjau rumah warga yang ambruk di RW 08 Karang Anom, Kelurahan Pegambiran, Senin (05/01). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - ​Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati turun berkunjung sekaligus meninjau rumah warga di RW 08 Karang Anom, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Senin (05/01). 

Tak sendirian, Rida, sapaan akrab Wakil Walikota, turun bersama Dinas Sosial dan lurah setempat untuk melihat langsung rumah warga yang ambruk akibat kondisi cuaca yang belakangan ini terjadi di Kota Cirebon. 

Di RW 08 Karang Anom, Rida meninjau dua rumah, yakni rumah milik Sukadi di RT 02 dan rumah milik Adah di RT 01.

BACA JUGA:Pemkab Cirebon Kaji Penerapan WFH Setiap Kamis

​"Alhamdulillah hari ini saya berkunjung ke dua unit rumah masyarakat, dua titik di Kelurahan Pegambiran. Ini aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada kami, dan kami berkunjung untuk memastikan bagaimana kondisi keluarganya. Alhamdulillah baik-baik semuanya," ungkap Rida. 

Dua rumah yang ia kunjungi di RW 08 Karang Anom, lanjut Rida, satu diantaranya ambruk di bagian tembok karena kontruksi sudah lapuk dan kondisi hujan deras.

Satu rumah lainnya, dalam kondisi yang mengkhawatirkan dan sudah tidak layak huni, semua bagian sudah tidak memungkinkan untuk ditempati. 

BACA JUGA:Tak Jalankan Putusan Inkracht, Warga Layangkan Somasi ke BPN/ATR Cirebon

​"Ada rumah yang runtuh temboknya karena hujan terus dan dia sudah lapuk juga, dan ada rumah yang tidak layak huni, seluruh rumahnya itu, ya Masya Allah ya, mohon maaf, tidak layak, sampai ke lantai, atap, dan semua bangunannya," lanjut Rida. 

Rumah warga yang ambruk dan sudah tidak layak huni tersebut, dijelaskan Rida, sudah langsung diteruskan kepada Perangkat Daerah terkait untuk bisa ditangani. 

Selain perangkat daerah, persoalan rumah ambruk di Kota Cirebon ini juga kerap dibantu diselesaikan oleh Baznas. 

BACA JUGA:IDI Jawa Barat Ungkap 10 Kasus Influenza Varian Baru, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

"Itu sudah langsung diajukan ya. Insya Allah sudah diajukan melalui Dinas Sosial, kita juga mendapatkan support dari Basnas dan ada CSR yang lainnya. Insyaallah kami ajukan untuk direalisasi tahun 2026," jelas Rida. 

Ditambahkan Rida, untuk rumah yang ambruk, langsung diteruskan dan akan ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial, yang ikut turun langsung bersama dirinya dan memberikan bantuan buffer stock. 

Sumber: