Rekomendasi Wisata Cirebon Terdekat serta Kuliner Otentik Khas Daerahnya
GUA SUNYARAGI. Salah satu rekomendasi Wisata Cirebon Terdekat yaitu Gua Sunyaragi.-Istimewa-RAKYAT CIREBON
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Pola liburan orang berubah. Dulu, tujuan liburan identik dengan destinasi jauh. Bali, Lombok, bahkan luar negeri. Sekarang? Banyak yang mulai lirik tempat dalam radius dua sampai tiga jam dari rumah.
Survei Preferensi Wisatawan Nusantara pada tahun 2023 mencatat bahwa: Wisatawan domestik memilih destinasi yang ditempuh kurang dari empat jam berkendara dan melakukan aktivitas pada raya tarik wisata selama 1-3 jam tergantung jenis daya tariknya.
Cirebon jadi salah satu yang merasakan lonjakan ini. Bukan cuma dari Jakarta atau Bandung. Kota-kota satelit sekitarnya juga mulai berdatangan.
Nah, yang menarik adalah mereka yang datang punya latar beragam. Ada pasangan muda rayakan anniversary. Keluarga dengan balita cari tempat ramah anak. Komunitas fotografi buru spot estetik. Beragam.
BACA JUGA:Wisata Indah Tiket Murah, Bukit Cinta Tempatnya!
Di sinilah Cirebon menemukan posisinya. Kota pesisir utara Jawa ini tak pernah jadi destinasi mainstream macam Yogyakarta atau Bandung. Dan justru itu daya tariknya.
Berikut Rekomendasi Wisata Cirebon Terdekat serta Kuliner Otentik Khas Daerahnya.
1. Gua Sunyaragi
Berkunjung ke Gua Sunyaragi itu pengalaman unik.
Tempat yang didirikan oleh Cicit Sunan Gunung Jati, Pangeran Kararangen pada tahun 1703 Masehi ini bukan sekadar bangunan tua. Ada lapisan sejarah perlawanan di sini.
BACA JUGA:5 Tempat Wisata di Indramayu yang Cocok untuk Liburan Akhir Tahun
Masa penjajahan Belanda, gua ini jadi pusat strategi pemimpin Kesultanan Cirebon. Makanya banyak ruangan dengan fungsi masing-masing. Terowongan saling terhubung. Kolam-kolam tersembunyi. Ruangan rahasia yang bikin penasaran.
Pengunjung yang datang pagi, sekitar jam delapan sebelum rame, bakal dapat pengalaman berbeda. Gema langkah kaki di lorong batu. Suara air dari kolam-kolam. Suasana hening yang jarang ketemu di tempat wisata lain.
Nah, yang bikin tempat ini tetap relevan—bukan cuma sejarahnya. Tapi suasana tenang dan damai yang ditawarkan. Di tengah hiruk-pikuk kota, kompleks beberapa hektar ini jadi ruang buat merenung.
Tiket masuk cuma Rp 15.000 untuk umum, Rp 10.000 untuk pelajar. Buka dari jam 08.00 sampai 17.00 WIB. Waktu ideal buat jelajah? Sekitar dua sampai tiga jam. Cukup buat pahami setiap sudut tanpa terburu-buru.
Sumber: