Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Bocor, 30 Ribu Pelanggan Terdampak
KEBOCORAN. Titik kebocoran pipa PDAM Tirta Girinata Kota Cirebon di wilayah Plangon, Kabupaten Cirebon.-INDAH TRI SUTONO-RAKYAT CIREBON
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, CIREBON – Kebocoran pipa utama milik PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon di kawasan Plangon, Kabupaten Cirebon menyebabkan gangguan distribusi air bersih ke puluhan ribu pelanggan. Kebocoran terjadi pada pipa diameter 600 milimeter jenis DCIP (Ductile Cast Iron Pipe) di jalur kendaraan 700 pada Senin malam sekitar pukul 21.55 WIB.
Kepala Bagian Produksi PDAM Kota Cirebon, Nedi Tresnady menjelaskan, kebocoran pertama kali diketahui dari laporan petugas piket sekitar pukul 21.30 WIB. Tak lama kemudian, air terlihat keluar deras dari badan pipa yang berada di bawah permukaan jalan.
“Memang telah terjadi kebocoran pipa diameter 600 sementara di jalur (permukaan jalan) itu 700 sekitar pukul 21.55 malam. Setelah mendapat laporan dari petugas, kami langsung bergerak ke lokasi karena air sudah keluar dan diduga bocor di bagian bawah pipa,” jelasnya di lokasi, Kamis (5/2).
BACA JUGA:Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Catat Prediksi Awal Ramadhan Menurut Muhammadiyah dan NU
BACA JUGA:Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Cek Tanggal Resmi dan Hitung Mundurnya di Sini!
Sebagai langkah awal, kata Nedi, PDAM langsung mematikan sejumlah pompa untuk menghindari kerusakan akibat tekanan air. Selain itu, pengalihan aliran dilakukan dengan membuka BOB di bagian atas agar debit air ke lokasi berkurang sehingga proses perbaikan bisa dilakukan.
“Kami matikan pompa-pompa di bawah karena kalau tidak, khawatir terbakar. Kami juga melakukan pengalihan aliran dan mematikan jalur ke kota supaya tim bisa bekerja tanpa tekanan air,” katanya.
PDAM juga mengumumkan gangguan tersebut melalui media sosial, sementara menurut pantauan lapangan, pihak PDAM memasang rambu-rambu di lokasi bersama kepolisian dan warga, serta menyiapkan logistik dan peralatan untuk tim perbaikan.
Menurut Nedi, penyebab kebocoran diduga akibat tekanan dari atas jalan (kendaraan yang lewat) dan posisi pipa yang berada di tikungan jalan sehingga menerima beban kendaraan.
BACA JUGA:Revitalisasi Taman Pataraksa Kabupaten Cirebon Diguyur Rp475 Juta
BACA JUGA:Kabel Jaringan Internet Semrawut di Kabupaten Cirebon, Diskominfo Akui Tak Punya Payung Hukum
“Ini pipa utama yang membawa air ke kota. Jenisnya DCIP, bantuan Swiss tahun 1980. Dugaan sementara karena tekanan dari atas dan beban kendaraan di tikungan,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Sofyan Satari menyampaikan, kebocoran tersebut berdampak pada sekitar 30 ribu pelanggan atau hampir 50 persen wilayah layanan PDAM Kota Cirebon.
“Kurang lebih 30 ribu pelanggan terdampak. Keluhan sudah banyak masuk dan kami siapkan pelayanan distribusi air menggunakan mobil tangki,” ujarnya.
Sumber: