138 Kuwu Baru Resmi Dilantik, Bupati Indramayu Ingatkan Banyak Hal Terutama Tanggungjawab
KHIDMAT. Prosesi pelantikan kuwu terpilih hasil Pilwu Serentak 2025 berlangsung di Pendopo Indramayu. FOTO: TARDIARTO AZZA--
INDRAMAYU - Dari 139 calon kuwu terpilih hasil Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak pada 10 Desember 2025 di Kabupaten Indramayu, sebanyak 138 kuwu resmi dilantik dan diambil sumpahnya, Kamis (12/2/2026). Dalam jumlah itu terdapat 45 petahana yang kembali terpilih untuk memimpin desanya.
Jumlah kuwu yang dilantik tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pelantikan telah tertuang pada Keputusan Bupati Indramayu Nomor:100.3.3.2/Kep.65/DPMD/2026 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Kuwu Terpilih Hasil Pemilihan Kuwu Serentak Tahun 2025 Masa Jabatan 2026-2034 sejumlah 138 orang.
Setelah melantik dan mengambil sumpah ratusan kuwu baru, Bupati Lucky Hakim menyampaikan, 138 kuwu yang baru saja dilantik merupakan simbol dimulainya menjalankan amanah dan kepercayaan masyarakat selama 8 tahun kedepan.
"Masyarakat di desa percaya betul sama bapak dan ibu kuwu sehingga terpilih. Ini tanggung jawabnya besar, karena berhadapan langsung dengan masyarakat," jelasnya.
Bupati juga mengingatkan, baik yang memilih maupun tidak memilih pada saat pilwu, sekarang semuanya adalah masyarakatnya kuwu terpilih. "Harus diingat, semuanya warga bapak dan ibu kuwu yang memiliki hak sama. Jadi jangan dikelompok-kelompokkan lagi, pilwu sudah selesai," kata dia.
Ditambah lagi, kedepan ada banyak tantangan dan agenda besar, serta pekerjaan yang rumit mengurusi masyarakat. Bahkan, nilai anggaran tidak seperti dulu lagi, tapi tetap dituntut merealisasikan program pembangunan.
Para kuwu juga harus bersinergi dengan pemerintahan di semua tingkatan. Juga melaksanakan Asta Cita terutama yang keenam, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
"Harus produktif, inovatif, tidak hanya kerja keras. Juga membuka pintu dan berikan kemudahan untuk para investor. Kita boleh melakukan advokasi-advokasi, tapi hindari yang namanya arogansi," tegasnya.
Di hadapan ratusan kuwu disebutkan pula hingga saat ini sudah ada beberapa kuwu yang terpaksa diberikan sanksi pemberhentian sementara. Tindakan tegas ini lantaran adanya temuan Inspektorat.
"Hal itu mudah-mudahan menjadi pembelajaran untuk kita semua sebagai penyelenggara pemerintahan. Harus lebih taat dan tertib secara administrasi," ucapnya.
Bupati juga meminta para kuwu untuk bersinergi membangun Indramayu yang religius, berekonomi kerakyatan, menciptakan lingkungan aman dan nyaman, serta mengedepankan semangat gotong-royong.
"Terpilih jadi kuwu itu susah, berkorban jiwa raga, biaya, jadi laksanakan tanggungjawab dengan sebaik-baiknya," pungkas bupati.
Sementara itu, satu kuwu terpilih yang tidak dilantik berasal dari Desa Sukasari, Kecamatan Arahan, yaitu Tarsitem yang meninggal dunia pada 2 Januari 2025. Meski demikian, dalam prosesi itu pihak keluarganya diundang. Sedangkan untuk mengisi kekosongan jabatan saat ini telah ditugaskan Penjabat (Pj) Kuwu dari kecamatan setempat. (tar)
Sumber: