Daya Saing Kuningan Menguat, Masuk Empat Besar Jabar dan Naikkan Skor IDSD 2025
Daya Saing Kuningan Menguat, Masuk Empat Besar Jabar dan Naikkan Skor IDSD 2025--(Rakyat Cirebon)
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, KUNINGAN - Kinerja daya saing Kabupaten Kuningan kembali menegaskan tren positif. Pada rilis terbaru Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025, Kuningan mencatatkan peningkatan skor menjadi 3,88, naik dari capaian 3,82 pada tahun sebelumnya.
Lonjakan ini memperkuat posisi Kuningan di jajaran daerah kompetitif, sekaligus menempatkannya di peringkat empat besar kabupaten se-Provinsi Jawa Barat.
Data IDSD 2025 yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional menempatkan Kuningan tepat di bawah Kabupaten Sumedang (4,04), Kabupaten Bandung (3,93), dan Kabupaten Bogor (3,91). Dengan skor 3,88, Kuningan melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 3,50, menandai kinerja daerah yang konsisten di atas standar nasional.
Jika ditarik ke belakang, capaian ini melanjutkan prestasi tahun 2024 ketika Kuningan menembus peringkat ke-14 nasional dari 416 kabupaten. Kenaikan 0,06 poin pada 2025 menjadi indikator bahwa arah pembangunan daerah tidak sekadar bertahan, tetapi bergerak progresif dan terukur.
Dari sisi pilar penilaian, komposisi kekuatan Kuningan menunjukkan dinamika yang sehat. Pilar Pasar Produk tetap solid dengan skor 5,00, sementara Institusi berada di level tinggi meski sedikit terkoreksi menjadi 4,71. Adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi melonjak ke angka 4,78, menandakan akselerasi digital yang kian merata di level daerah.
Perbaikan paling mencolok terjadi pada Sistem Keuangan yang naik signifikan dari 2,25 menjadi 2,72. Peningkatan ini mencerminkan penguatan ekosistem pembiayaan dan akses keuangan yang mulai memberi dampak nyata bagi aktivitas ekonomi. Kapabilitas Inovasi juga mencatat lompatan berarti dari 2,92 menjadi 3,66, mengindikasikan geliat inovasi lokal yang semakin terstruktur.
Meski demikian, sejumlah pilar masih memerlukan perhatian, terutama Infrastruktur yang pada 2025 berada di skor 2,95. Catatan ini menjadi pengingat bahwa penguatan daya saing harus berjalan seimbang, tidak hanya pada sektor ekonomi dan inovasi, tetapi juga pada dukungan fisik dan konektivitas.
IDSD 2025 sendiri mengukur kinerja 38 provinsi dan 508 kabupaten/kota dengan 50 indikator di level daerah. Dalam konteks ini, posisi Kuningan yang kokoh di papan atas Jawa Barat sekaligus di atas rata-rata nasional memperlihatkan konsistensi kebijakan dan efektivitas pelaksanaan pembangunan.
Secara keseluruhan, kenaikan skor IDSD 2025 menjadi sinyal Kabupaten Kuningan berada di jalur yang kompetitif dan berkelanjutan. (Bud)
Sumber: