Pemkot Sampaikan LKPj 2025, Edo-Farida Klaim Sejumlah Capaian

Pemkot Sampaikan LKPj 2025, Edo-Farida Klaim Sejumlah Capaian

Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati menyerahkan nota pengantar LKPj 2025 dalam rapat Paripurna DPRD, Kamis (26/03). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Walikota Cirebon, Effendi Edo bersama Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati mulai menyampaikan laporan kinerja pemerintahan selama tahun anggaran tahun 2025.

Kamis (26/03), Edo-Farida menyampaikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2025 kepada DPRD melalui Rapat Paripurna. 

Walikota Cirebon, Effendi Edo mengungkapkan bahwa dari semua sektor pembangunan, jajarannya sudah berupaya untuk melakukan perubahan menuju Kota Cirebon yang lebih baik, mulai dari pelayanan dasar kesehatan, pendidikan, peningkatan perekonomian hingga pembangunan infrastruktur. 

BACA JUGA:RSDGJ Kembali Buka Rawat Jalan Mulai 25 Maret

Salahsatu capaian yang disampaikan, Edo mengklaim di sektor pendidikan, pada tahun 2025, Pemkot sudah melakukan pemenuhan kebutuhan dari sisi sarana dan prasarana pendidikan. 

"Kita gulirkan program beasiswa Idola untuk mencegah anak putus sekolah, kita jalankan program sekolah rakyat hingga dukungan sarana fisik. Tahun 2025 kita sudah membangun 55 ruang sarana belajar untuk SD dan SMP yang sebelumnya dalam kondisi rusak. Bosda juga disalurkan dengan nominal yang meningkat," ungkap Edo. 

Terhadap nota pengantar LKPj yang disampaikan ini, lanjut Edo, Pemkot meminta kepada jajaran DPRD untuk membahas dan mencermati, sekaligus meminta pandangan terhadap hasil kinerja yang sudah dilaksanakan di tahun 2025.

BACA JUGA:Paling Murah Sejagat! Promo Alfamart Terbaru Hari Ini 26 - 31 Maret 2026, Susu Anak Dancow 3+ Rp 75.900

"Kami meminta rekomendasi kontruktif, yang akan kami jadikan pondasi untuk mengevaluasi pembangunan pada tahun selanjutnya," kata Edo. 

Senada, Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati juga mengatakan, dari sisi kesehatan, Kota Cirebon sudah berhasil mewujudkan Universal Health Cooverage (UHC), sehingga saat ini, untuk pelayanan kesehatan seluruh warga sudah dijamin melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Termasuk dari sisi pencegahan stunting, Kota Cirebon sudah mengupayakan penekanan angka stunting melalui berbagai intervensi yang sudah dilakukan.

BACA JUGA:Tak Ada Halal Bihalal, Paripurna DPRD Cirebon Diwarnai Protes Anggota Dewan

"Pemenuhan gizi balita dan ibu hamil sudah kita maksimalkan, dan tahun ini akan kita lanjutkan," kata Rida, sapaan akrabnya. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio mengatakan bahwa nota pengantar yang disampaikan oleh Walikota langsung ditindaklanjuti oleh DPRD dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus). 

Sumber:

Berita Terkait