Damkar Evakuasi Satwa, Anak Kucing Terjebak, Tangkap Ular dan Biawak
Damkar Evakuasi Satwa, Anak Kucing Terjebak, Tangkap Ular dan Biawak.--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, KUNINGAN - UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan penyelamatan satwa liar yang berpotensi membahayakan warga, serta penyelamatan satwa domestik yang terjebak di ruangan sempit. Dalam rentang 14 hingga 15 April 2026, petugas Damkar mengevakuasi biawak, ular, hingga anak kucing yang terjebak di sejumlah lokasi berbeda.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, menjelaskan laporan yang masuk didominasi oleh keberadaan satwa yang masuk ke lingkungan permukiman dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat.
“Setiap laporan yang masuk kami tindak lanjuti dengan cepat, karena keberadaan satwa seperti biawak dan ular berpotensi membahayakan warga jika tidak segera ditangani,” ujarnya.
Salah satu penanganan yang cukup menyita perhatian terjadi di Kampung Pahing, Desa Nusaherang, Kecamatan Nusaherang. Petugas mengevakuasi dua ekor biawak. Salahsatunya berada di atas plafon rumah milik warga.
Menurut laporan, keberadaan biawak pertama kali diketahui sejak sore hari sekitar pukul 16.00 WIB dan menyebabkan kerusakan pada bagian plafon rumah. Karena hingga malam hari hewan tersebut masih berada di atas atap, keluarga korban akhirnya menghubungi petugas Damkar.
Sebanyak empat personel Regu 3 diterjunkan ke lokasi dan melakukan proses evakuasi selama kurang lebih dua jam. Petugas harus membuka beberapa bagian plafon karena posisi biawak yang berpindah-pindah di ruang sempit.
Dua ekor biawak yang berhasil ditangkap dengan ukuran masing-masing sekitar 1 meter dengan berat 6 kilogram, serta 1,5 meter dengan berat mencapai 10 kilogram. Diduga, kedua satwa tersebut berasal dari aliran sungai disekitar rumah warga.
Selain itu, Damkar Kuningan juga melakukan evakuasi seekor ular jenis pucuk di Perumahan Puri Asri 3, Kelurahan Ciporang, Kecamatan Kuningan. Ular tersebut ditemukan di dapur rumah warga dan langsung dilaporkan karena dikhawatirkan membahayakan penghuni.
Penanganan dilakukan oleh tiga personel Regu 3 dan berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar 15 menit tanpa kendala berarti.
Sementara itu, di lokasi berbeda, petugas juga mengevakuasi seekor anak kucing yang terjebak di sela sempit antara dua tembok rumah di Perum Alam Asri, Kecamatan Ciawigebang. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena tidak adanya akses menuju titik lokasi.
Petugas akhirnya melakukan pembongkaran sebagian tembok untuk menyelamatkan anak kucing yang sudah terjebak selama empat hari. Evakuasi berhasil dilakukan dalam waktu sekitar satu setengah jam.
Andri mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan kondisi serupa agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.
“Kami juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak menumpuk barang atau membiarkan area lembap yang bisa menjadi tempat persembunyian satwa liar,” tambahnya.
Ia menegaskan, layanan Damkar tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup operasi penyelamatan dan evakuasi yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat. (Bud)
Sumber: damkar kuningan