Pesisir Kesenden Kembali jadi Lautan Sampah

Selasa 03-02-2026,08:05 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Rifki Nurcholis

CIREBON - Setelah sempat viral dan dilakukan pembersihan masal yang dimotori oleh Pandawara Group pada Agustus 2023 lalu, kondisi pantai Kesenden saat ini kembali mengkhawatirkan. 

Dari pantauan Rakyat Cirebon, Senin (02/02), pantai yang berada di ujung Utara wilayah Kota Cirebon tersebut kembali menjadi lautan sampah. 

Sampah yang menutupi hampir seluruh bibir pantai ini didominasi oleh sampah plastik dan sampah rumah tangga. 

BACA JUGA:Laga Gengsi Derby Mataram Liga 1, PSIM vs Persis Solo, Jadwal Pertandingan, Klasemen, dan Head to Head

Padahal, di sepanjang bibir pantai, sudah terpasang plang dilarang membuang sampah yang sudah dipasang oleh Satpol PP. 

Peringatan tersebut seolah tak digubria, dan sampah-sampah diduga sengaja dibuang oleh oknum warga dan telah menumpuk sejak cukup lama. 

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar tentang kesadaran masyarakat serta efektivitas pengawasan dan penegakan aturan. 

BACA JUGA:Minyak Rp 36.500, Syrup Marjan Rp 9.900, Sayap Ayam Rp 4.190, Katalog Promo JSM Super Indo 3-8 Februari 2026

"Jika dibiarkan berlarut-larut, tumpukan sampah ini dikhawatirkan akan berdampak serius terhadap lingkungan, kesehatan, serta wajah Kota Cirebon sebagai kota pesisir," demikain disampaikan warga setempat, Nur.

Nur menilai pemerintah daerah juga kurang pro aktif dalam memberikan solusi dan penindakan kepada siapa saja yg buang sampah sembarangan di lokasi tersebut. 

"Selain warga, banyak juga pelaku usaha yang buang sampah di lokasi tersebut. Tidak adanya TPS seperti penyediaan kontener sampah sehingga warga juga kesulitan buang sampah walaupn ada sistem jemput petugas, namun tidak evektif karena warga buang sampah tidak terjadwal," jelas Nur. 

BACA JUGA:Katalog Promo JSM Alfamart 3-8 Februari 2026, Minyak Rp 36.900, Susu Bayi Rp 12.500, dan Popok Bayi Rp 18.200

Sementara itu, Lurah Kesenden, Ruliyanto mengatakan, bahwa terkait sampah yang kembali menumpuk di bibir pantai Kesenden, itu merupakan sampah-sampah yang berasal dari hulu Sungai Kedung Pane.

"Ya kalau untuk di bibir pantai kesenden, tentu sampah yang berasal dari hulu Sungai Kedung Pane dan beberapa anak sungai Kedung Pane berasal dari Kota maupun Kabupaten Cirebon yg akhirnya bermuara di hilir pantai atau laut kesenden," ungkap Ruli. 

Terkait hal tersebut, dijelaskan Ruli, pihaknya sudah menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung, dimana pihaknya meminta untuk normalisasi di wilayah hilir. 

Kategori :