RAKYATCIREBON.DISWAY.ID — Akrobat politik menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cirebon mulai dipertontonkan. Salah satunya, dilakukan oleh HR Hasan Basori.
Usai salat Jumat, Kang Hasan--sapaan akrabnya terlihat menemui Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg. Pertemuan disela jam makan siang itu pun berlangsung santai.
Hasan sendiri bukan lah orang baru di PKB. Sebelumnya sudah pernah menduduki posisi Ketua DPC PKB. Wajar, seminggu terakhir ini, ia disebut-sebut sebagai salah satu kandidat yang bakal kembali masuk bursa calon Ketua DPC PKB.
BACA JUGA:Digadang-gadang Masuk Bursa, Muiz: Bisa Saja Malah Dicoret
Selain itu, posisi kang Hasan saat ini cukup diuntungkan dibandingkan dengan figur lainnya. Hasan sedang menduduki posisi strategis, sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon.
Pertemuannya dengan Bupati Imron pun menyisakan spekulasi. Dinilai sebagai komunikasi politik menjelang Muscab yang dijadwalkan digelar pada Sabtu (18/4).
BACA JUGA:Tiga Nama Berebut Kepercayaan Cak Imin, Jamil Berpeluang Kembali Pimpin PKB Cirebon
Menanggapi hal tersebut, Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg mengakui memiliki hubungan dekat dengan keluarga Hasan Basori sejak lama. Kedekatan itu terjalin melalui kakak Hasan yang memiliki pesantren di Bandung.
“Kalau saya dengan Hasan sudah dekat. Kakaknya itu teman saya. Kakaknya punya pesantren di Bandung. Dulu saya sering ke sana karena ada ikatan mahasiswa Cirebon,” ujar Imron.
Ia menjelaskan, pertemuan pun berlangsung santai. Tidak secara khusus membahas persoalan politik. Meski demikian, Imron tidak menampik adanya pembicaraan terkait dinamika Muscab PKB. Termasuk rencana Hasan yang disebut-sebut akan maju sebagai calon ketua.
“Ya tadi ada bahasa begitu, tapi saya tidak dalam kapasitas diminta atau memberikan restu. Saya hanya melihat saja,” kata Imron.
Menurut Imron, dalam proses penjaringan calon Ketua DPC PKB biasanya terdapat beberapa nama yang diusulkan dari internal partai. Berdasarkan informasi yang ia terima, jumlah kandidat yang diajukan minimal tiga orang dan maksimal enam orang.
“Kalau saya dengar usulannya minimal tiga, maksimal enam calon. Jadi nanti dilihat saja bagaimana prosesnya,” tambahnya.
Sementara itu, Hasan Basori mengaku tidak sengaja bertemu dengan Bupati Cirebon. Pertemuannya pun berlangsung singkat. "Ngga sengaja ini. Kebetulan saja, abis salat jumat," katanya.
BACA JUGA:Beri Tanggapan Bursa Ketua DPC PKB, Mahmudi Soroti Perubahan Kantor Sekretariat
Kendati demikian, Hasan tidak menampik, sempat membahas dinamika menjelang Muscab. "Ya, kan beliau juga sudah tau, mau ada Muscab. Tadi beliau juga menanyakan, isu yang berkembang di media. Saya sekalian bercandain beliau, agar maju ke DPR RI dari PKB," katanya.
Seperti diketahui, Muscab PKB Kabupaten Cirebon akan digelar dalam waktu dekat untuk menentukan kepengurusan baru partai di tingkat kabupaten. Sejumlah nama mulai bermunculan dalam bursa calon ketua.
Selain Hasan Basori, beberapa nama top lainnya yang juga disebut-sebut berpeluang masuk bursa di antaranya Jamil Abdul Latief, Waswin Janata, Lukman Hakim, M Abdullah Syukri, dan M Asyrof Abdik. (zen)