Umar Klau Dorong Sikap Kritis Mahasiswa Terhadap Pembangunan Daerah

Jumat 24-04-2026,12:13 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Rifki Nurcholis

CIREBON - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cirebon membahas arah dan narasi pembangunan Kota Cirebon. 

Pembahasan mengenai hal tersebut berlangsung dalam sebuah diskusi yang mengangkat tema "Cirebon Undercover Sandiwara Statistik Meruntuhkan Topeng Pencitraan dalam Narasi Pembangunan", Kamis (23/04) malam kemarin. 

Pada diskusi tersebut, PMII menghadirkan Anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi PDI Perjuangan, Umar Stanis Klau hingga aktivis Kaukus Muda Cirebon Reno Sukriano. 

BACA JUGA:Waspada Kemarau Ekstrem, 28 KTH Paguyuban Silihwangi Majakuning Bergerak Cegah Karhutla di Ciremai

Panitia diskusi PMII Cabang Cirebon, Adit Wahyudin menyampaikan bahwa diskusi rutin ini dimaksudkan untuk merefresh perhatian mahasiswa terhadap keberlangsungan pemerintahan dan pembangunan, khususnya di Kota Cirebon. 

"Melalui diskusi ini, kami mengkaji kebijakan daerah baik anggaran, infrastruktur dan lainnya. Tujuannya agar kader PMII memahami bagaimana politik anggaran, siapa saja yang terlibat, dan mekanisme politik anggaran tersebut," ungkap Adit. 

Melalui diskusi ini, kata Adit, para kader PMII didorong untuk lebih memahami sistem dari pemerintahan yang berjalan, hingga isu-isu terupdate yang ada di pemerintahan. 

BACA JUGA:Jalan Amblas di Watubelah Belum Tersentuh Perbaikan, Warga Mulai Cemas

Agar kedepan, PMII bisa ketat dalam melakukan pengawasan pembangunan, termasuk bisa memberikan berbagai masukan. 

"Yang hadir ini dari kader maupun pengurus sekitar 70 yang terdiri dari berbagai mahasiswa di Kampus Wilayah 3 Cirebon, dan kita dorong agar daya kritis nya muncul dan menguat," kata Adit.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi PDI Perjuangan, Umar Stanis Klau mengacungkan jempol terhadap sikap kritis mahasiswa yang masih terus dirawat oleh PMII, yang salah satunya terlihat dari diskusi yang berjalan kemarin.

BACA JUGA:Tetap Stabil! Ini Harga Emas Antam Logam Mulia 24 April 2026: Cek Daftar Lengkap Harganya!

"Diskusi ini sangat baik karena bisa membuka wawasan mahasiswa untuk bisa lebih perhatian terhadap isu isu pemerintahan," ungkap Umar. 

Umar mengharapkan, diskusi-diskusi seperti bisa terus berkembang, sehingga daya kreatif dan daya kritis para mahasiswa bisa muncul mewarnai keberlangsungan pemerintahan. 

Tak hanya berkutat di isu kampus dan akademik, ditambahkan Umar, peran dan fungsi mahasiswa ini sangat ditunggu dalam berjalannya proses pembangunan daerah, dimana konsep dan pemikiran segar para mahasiswa ini harus bisa disumbangkan untuk rencana pembangunan kedepan di semua sektor. 

Kategori :