CIREBON - Setelah melalui proses seleksi panjang yang ketat, dan ditinggal pelantikan oleh direksi BUMD yang lain karena memerlukan persetujuan dari Kemendagri, akhirnya Walikota Cirebon, Effendi Edo melantik Direktur Utama dan Direktur Umum Perusahaan Air Minum Tirta Giri Nata (PAM-TGN), Senin (31/8).
Andri Satria dilantik alsebagai Direktur Utama, dan Agung Astija dilantik sebagai Direktur Umum.
Usai melantik, Edo mengungkapkan bahwa ini menjadi finish dari proses panjang pencarian direksi di tubuh PAM-TGN yang merupakan salahsatu BUMD di Kota Cirebon.
BACA JUGA:RSD Gunung Jati Buka Poli Gineko Onkologi
Edo menegaskan, direksi yang baru dilantik ini tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menjalankan roda perusahaan, tetapi juga harus mampu membangun kebersamaan dan kolaborasi di internal PAM-TGN, termasuk berfikir cara menyumbangkan PAD dalam bentuk laba perusahaan kepada kas daerah.
"Pelantikan ini bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban karena perusahaan daerah harus ada direksi, dewan pengawas dan staf. Tetapi bagaimana ini menjadi motivasi agar perusahaan daerah bisa berkembang dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal," ungkap Edo.
Direksi baru di tubuh PAM-TGN ini ia tugaskan untuk bisa melanjutkan capaian kinerja positif yang sudah dilakukan oleh jajaran direksi sebelumnya.
BACA JUGA:Cara Membuat Portofolio Kerja Menarik yang Langsung Dilirik HRD
"Yang sudah dilakukan direksi lama ayo kita evaluasi dan kita lihat. Ada beberapa yang sudah dikemas dan direncanakan oleh direksi lama, tentunya bersama dewan pengawas lama. Ini harus kita kolaborasikan," jelas Edo.
Edo pun memberi tugas khusus, agar dua direksi yang baru ini segera melakukan konsolidasi internal, sehingga tiga direksi bisa berjalan bersama menjalankan roda perusahaan.
Keduanya juga ditugaskan khusus untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang merupakan pekerjaan rumah dari masa sebelumnya tanpa menimbulkan persoalan baru.
BACA JUGA:Cara Mengatasi HP Lemot dan Memori Penuh Tanpa Hapus Aplikasi
"Persoalan-persoalan masa lalu harus cepat kita selesaikan, tetapi jangan membuat persoalan baru," tegas Edo.
Salah satu pekerjaan besar yang menjadi perhatian bagi PAM-TGN ini, adalah pemenuhan kebutuhan air bersih bagi seluruh masyarakat.
Karena ia melihat masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan air bersih secara maksimal.