Pesisir Kesenden Kembali jadi Lautan Sampah
Kondisi tumpukan sampah di pantai Kesenden, sampah didominasi oleh sampah plastik dan sampah rumah tangga, Senin (02/02). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Setelah sempat viral dan dilakukan pembersihan masal yang dimotori oleh Pandawara Group pada Agustus 2023 lalu, kondisi pantai Kesenden saat ini kembali mengkhawatirkan.
Dari pantauan Rakyat Cirebon, Senin (02/02), pantai yang berada di ujung Utara wilayah Kota Cirebon tersebut kembali menjadi lautan sampah.
Sampah yang menutupi hampir seluruh bibir pantai ini didominasi oleh sampah plastik dan sampah rumah tangga.
Padahal, di sepanjang bibir pantai, sudah terpasang plang dilarang membuang sampah yang sudah dipasang oleh Satpol PP.
Peringatan tersebut seolah tak digubria, dan sampah-sampah diduga sengaja dibuang oleh oknum warga dan telah menumpuk sejak cukup lama.
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar tentang kesadaran masyarakat serta efektivitas pengawasan dan penegakan aturan.
"Jika dibiarkan berlarut-larut, tumpukan sampah ini dikhawatirkan akan berdampak serius terhadap lingkungan, kesehatan, serta wajah Kota Cirebon sebagai kota pesisir," demikain disampaikan warga setempat, Nur.
Nur menilai pemerintah daerah juga kurang pro aktif dalam memberikan solusi dan penindakan kepada siapa saja yg buang sampah sembarangan di lokasi tersebut.
"Selain warga, banyak juga pelaku usaha yang buang sampah di lokasi tersebut. Tidak adanya TPS seperti penyediaan kontener sampah sehingga warga juga kesulitan buang sampah walaupn ada sistem jemput petugas, namun tidak evektif karena warga buang sampah tidak terjadwal," jelas Nur.
Sementara itu, Lurah Kesenden, Ruliyanto mengatakan, bahwa terkait sampah yang kembali menumpuk di bibir pantai Kesenden, itu merupakan sampah-sampah yang berasal dari hulu Sungai Kedung Pane.
"Ya kalau untuk di bibir pantai kesenden, tentu sampah yang berasal dari hulu Sungai Kedung Pane dan beberapa anak sungai Kedung Pane berasal dari Kota maupun Kabupaten Cirebon yg akhirnya bermuara di hilir pantai atau laut kesenden," ungkap Ruli.
Sumber: