Apa Itu Spoofing, Jenis Spoofing yang Harus Kamu Waspadai

Apa Itu Spoofing, Jenis Spoofing yang Harus Kamu Waspadai

Apa Itu Spoofing, Jenis Spoofing yang Harus Kamu Waspadai / Foto : Pinterest / Rakyatcirebondisway.id-Istimewa-Istimewa

1. IP Spoofing 

Serangan IP spoofing memungkinkan pelaku untuk mengubah sumber IP sehingga tidak dapat dilacak saat ingin mengelabui komputer target.

 Ini adalah salah satu teknik yang paling sering digunakan oleh pelaku saat melakukan serangan DDoS (Distributed Denial of Service), yang merupakan jenis serangan yang dilakukan dengan membanjiri lalu lintas jaringan internet pada server atau sistem. 

Caranya adalah dengan menggunakan sejumlah komputer host, yang kemudian menyebabkan komputer atau server target atau korban menjadi down atau tidak dapat diakses. 

BACA JUGA:Perbandingan Harga iPhone 13 VS iPhone 14 Januari 2026: Cuma Beda Rp500 Ribu, Mana yang Lebih Worth It?

2. SMS Spoofing 

SMS spoofing melibatkan mengubah nomor seluler pelaku dengan nomor lain. 

Teknik ini mirip dengan praktik berbagai perusahaan yang sering memalsukan nomor mereka sendiri untuk keperluan pemasaran dan membuat pelanggan mudah dikenal dengan digit angka yang lebih singkat. 

Dengan cara ini, peretas dapat menyamar sebagai orang lain dengan menggunakan nama perusahaan atau lembaga resmi, kemudian melakukan tindakan dengan mengirimkan pesan penipuan atau membagikan link yang mengandung malware. 

3. Website atau URL Spoofing 

situs web atau URL palsu, di mana pelaku cybercrime ini menggunakan situs web sebagai cara untuk mengelabui target atau korbannya.  

Caranya adalah pelaku membuat website palsu dengan meniru semua fiturnya, seperti nama, logo, halaman login, dan nama domain, sehingga terlihat sama dengan yang asli. 

Pelaku kemudian akan melakukan tindakannya dengan mengirimkan email palsu yang berisi link yang akan mengarahkan target ke situs web mereka.

Penyerang website spoofing biasanya memanfaatkan teknik ini selain untuk mendapatkan username atau password untuk memasukkan malware ke perangkat target, sehingga mereka dapat dengan mudah mencuri data penting lainnya. 

BACA JUGA:Tenor 5 Tahun, Cicilan 3 Juta per Bulan, Bunga 6% per tahun, Tabel KUR BRI 2026 Plafon Rp 150 Juta Terbaru

Sumber: