Yamaha_detail

Siswa Baru Mulai 23 Juni; SMPN 1 Kota Cirebon Buka 11 Kelas, Paling Sedikit SMPN 18

Siswa Baru Mulai 23 Juni; SMPN 1 Kota Cirebon Buka 11 Kelas, Paling Sedikit SMPN 18

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kadini--

RAKYATCIREBON.ID, CIREBON - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon terus mempersiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri yang akan mulai dibuka pada 23 Juni 2022 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kadini SSos mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah mulai mempersiapkan teknis, dan mulai menjalin koordinasi dengan provider terkait layanan online pada PPDB.

"Persiapan terus dimatangkan, pendafataran online kami sudah mempersiapkannya. Kami sudah koordinasi dengan," jelasnya.

Seperti PPDB tahun sebelumnya, lanjut Kadini, sistem PPDB untuk tahun ajaran 2022-2023 ini masih sama, yakni dengan sistem online.

Hanya saja, ada sedikit perubahan dari bobot kuota jalur yang disiapkan. Untuk tahun ini, jalur prestasi akademi melalui nilai raport diberikan bobot kuota tersendiri sebanyak 10 persen.

"Mulai dibuka jalur nilai raport. Ini baru sekarang dimasukan di jalur prestasi. Kami ingin menghargai siswa yang punya nilai plus akademik masuk kategori prestasi," lanjutnya.

Terkait kuota rombongan belajar (rombel) yang disiapkan pada PPDB kali ini, dijelaskan Kadini, untuk tingkat SMP, setiap sekolah memiliki kuota rombel berbeda-beda.

Seperti untuk SMPN 1 ada 11 rombel, SMPN 2 tujuh rombel, SMPN 3 empat rombel, SMPN 5, 6 dan 7 sebelas rombel, SMPN 8 tujuh rombel, SMPN 9 dan 10 delapan rombel, SMPN 11 sebelas rombel, SMPN 12 empat rombel, SMPN 13, 14, 15 dan 16 tujuh rombol, SMPN 17 empat rombel, dan SMPN 18 menjadi kuota terkecil dengan ada tiga rombel.

Penentuan kuota rombel sendiri, kata Kadini, dilihat dari tiga syarat. Antara lain dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik), usulan sekolah dan kajian dari Dinas Pendidikan sendiri.

"Terkait dengan ruang belajar, termasuk gurunya juga, itu menjadi pertimbangan," kata Kadini.

Sebagaimana diketahui, ada beberapa jalur masuk yang disiapkan pada PPDB kali ini. Yakni 50 persen kuota untuk jalur Zonasi, 10 persen jalur nilai raport, 20 persen prestasi akademik dan non akademik, 15 persen jalur afirmasi, yang terdiri dari 10 persen untuk Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan kondisi khusus lain, 5 persen untuk calon siswa yang merupakan anak guru. Sementara untuk kuota 5 persen sisanya, diperuntukkan jalur bagi perpindahan orang tua.

PPDB sendiri akan dibuka dalam dua tahap. Untuk tahap pertama akan dibuka pada tanggal 23 Juni sampai 01 Juli mendatang.

PPDB tahap pertama ini akan dibuka untuk jalur nilai raport, jalur prestasi, jalur afirmasi dan perpindahan orang tua. Sedangkan untuk Zonasi yang kuotanya sampai 50 persen, akan dibuka pada PPDB tahap kedua, mulai tanggal 6 sampai 13 Juli 2022. "100 persen PPDB dibagi beberapa jalur, dominasi tetap Zonasi," imbuh dia. (sep)

Sumber: