Yamaha_detail

Siswa SMK Al Hidayah Lulus Semua

Siswa SMK Al Hidayah Lulus Semua

Simbolis, beberapa alumni SMK Al Hidayah yang dinyatakan sebagai siswa berprestasi diberikan penghargaan dalam ajang wisuda dan pelepasan, Senin(20/6)--

RAKYATCIREBON.ID, CIREBON - Sebanyak 299 siswa SMK Al Hidayah Kota Cirebon di wisuda. Semuanya, lulus, 100 persen. Ada kebanggan dari pihak sekolah, meskipun dalam perjalanannya, sempat mengalami kendala, adanya pandemi Covid-19. Tapi, semua itu bisa terlewati. 

Kepala SMK Al Hidayah, Hasanudin SSosI pun menyatakan kebanggannya atas prestasi yang telah diraih siswa didiknya. "Kami bangga, atas prestasi yang telah diraih. Selamat. Akhirnya setelah 3 tahun lamanya kalian belajar meskipun ditengah-tengah ada gejala pandemi, kalian bisa melewatinya. Semuanya lulus. 100 persen," kata Hasanudin, saat memberikan sambutan wisuda pelepasan di halaman sekolah, Senin (20/6).

Pria yang merupakan alumnus STAIN Cirebon itupun mengajak semua pihak, untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agar bisa lebih baik lagi. Memberikan pelayanan terbaik sehingga bisa menorehkan prestasi siswa, dan lulusannya mampu bersaing dengan lulusan sekolah lain di era 4.0. 

Ia pun berpesan, agar alumninya itu, bisa terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Serta mengamalkan ilmu yang telah diraih. "Teruskanlah. Jangan merasa cukup dengan apa yang telah dicapai hari ini. Kalau bisa, lanjutkan ke perguruan tinggi. Kalaupun mau bekerja, tetap jaga nama baik almamater kita," pesannya. 

Hal serupa disampaikan Ketua Yayasan SMK Al Hidayah, Drs H Ahmad Mujayyin. Pihak yayasan pun ikut berbangga menyaksikan siswa didiknya mampu berprestasi. Ia pun mengharapkan adanya kiprah dari para alumni setelah dinyatakan lulus dijenjang pendidikan kejuruan kali ini. "Terus amalkanlah ketika kalian berkiprah dimasyarakat, didunia pendidikan yang tinggi maupun di dunia kerja. Tetap jaga akhlak. Kami pun turut bangga," katanya. 

Kedepan, pihaknya memiliki cita-cita, agar ada pengembangan kawasan. Untuk melengkapi fasilitas sekolah. "Kita punya mimpi, agar tanah di belakang gedung ini, luasnya ada 1800 meter persegi, bisa kita miliki. Sehingga, ke depannya, kita tidak perlu parkir di luar trotoar lagi. Dan bisa menambah fasilitas sarana prasarana yang dibutuhkan sekolah," tuturnya. 

Ketua Dewan Pembina H Dadang Djuanda SA menegaskan di era pandemi harus diakui berimbas ke berbagai lini. Termasuk dunia pendidikan terkena imbasnya. Banyak sekolah yang kehilangan murid dan terpaksa harus menutupnya. "Alhamdulillah kita masih bisa tetap bertahan. Animo masyarakat masih tinggi. Kami ingin terus meningkatkan lagi, untuk melengkapi sarana prasarananya," katanya. Makanya, lanjut Dadang, dibutuhkan sinkronisasi dari yayasan dan dewan guru, untuk bisa mewujudkan niatan baik tersebut. 

Sebagai informasi, di SMK Al Hidayah terdapat empat jurusan. Yakni Tekhnik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Tekhnik Komputer dan Jaringan (TKJ), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) dan Perbankan Syariah (PBS). Dari setiap jurusan, semua sudah memiliki mitra penempatan kerja. Sehingga, lulusannya tidak perlu khawatir, bisa langsung bekerja. (zen)

 

Sumber: