Alasan Pribadi, 10 Calon Haji asal Kuningan Batal Berangkat

Alasan Pribadi, 10 Calon Haji asal Kuningan Batal Berangkat

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kuningan Ahmad Handiman Romdony. Foto: -M Taufik-Radarcirebon.com--

RAKYATCIREBON.ID, KUNINGAN - Ada 10 calon haji asal Kabupaten Kuningan yang batal berangkat, tercatat hingga Februari 2023.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan Ahmad Handiman Romdony.
 
Romdony menjelaskan, sampai pada Februari 2023 ini, tercatat ada 10 calon haji dari Kabupaten Kuningan yang batal berangkat.

Menurut dia, pembatalan keberangkatan calon haji tersebut bukan karena adanya permasalahan administrasi dan bukan karena adanya kenaikan biaya haji.

Pembatalan keberangkatan itu sendiri diajukan oleh pihak calon haji atas alasan pribadi.

Alasan 10 calon haji di Kabupaten Kuningan batal berangkat antara lain meninggal dunia dan sakit.

"Hingga bulan Februari ini ada 10 pengajuan batal berangkat," demikian dijelaskan oleh Kepala kantor Kemenag Kabupaten Kuningan, Ahmad Handiman Romdony.  

"Tapi semuanya karena alasan meninggal dunia dan sakit," imbuhnya.

Lebih lanjut Romdony menjelaskan, sejatinya, jika ada calon haji yang meninggal dunia atau sakit, keberangkatan bisa dialihkan kepada ahli warisnya.

Jadi, biaya yang sudah masuk tetap bisa dimanfaatkan sesuai niat untuk ibadah ke Tanah Suci. Namun demikian, keputusan ada di pihak keluarga.

Kenaikan Biaya Haji di Kuningan

Dijelaskan Romdony, kenaikan biaya haji tahun ini termasuk di Kabupaten Kuningan, mengalami kenaikan sesuai keputusan dari pemerintah pusat.

Kenaikannya mencapai Rp10 juta dari tahun lalu, menjadi Rp49,8 juta.

Meski demikian, menurut Romdony, kenaikan biaya haji tidak melunturkan semangat warga Kuningan untuk menjalankan rukun Islam yang kelima tersebut.

"Insya Allah, pelaksanaan haji di Kuningan lancar dan tidak ada gejolak yang berarti," ujarnya.
 
Lebih lanjut, dia juga menjelaskan, bahwa pelayanan jemaah haji di Kabupaten Kuningan sejauh ini berjalan lancar dan tidak mengalami kendala.

"Alhamdulillah, untuk proses pelayanan pelaksanaan ibadah haji di Kabupaten Kuningan hingga saat ini tidak ada masalah," ungkapnya.

Adapun kuota jemaah haji di Kabupaten Kuningan mengalami peningkatan dari sebelumnya.

Kuota jamaah haji Kabupaten Kuningan tahun 2023 mencapai 1.009 orang. Mengalami kenaikan dari kondisi normal sebelum pandemi Covid-19 pada tahun 2019 lalu yang hanya mencapai 971 orang.  

Romdony menjelaskan, berakhirnya pandemi Covid-19 di seluruh dunia membuat pelaksanaan ibadah haji ke tanah suci tahun ini dipastikan akan kembali normal.
 
"Seperti biasa, pemberangkatan calon jamaah haji asal Kuningan akan terbagi dalam dua kloter utuh," jelasnya.

"Dan ada yang masuk kloter gabungan dengan daerah lain," pungkas Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kuningan, Ahmad Handiman Romdony. (taufik)

Sumber: