Sempat Duduk Bersama Aparat, Pendemo yang Tertahan di Jalan Kartini Kembali Ricuh
Terlihat Kapolres Ciko bersama Danrem 063 sempagt menenangkan masa dan duduk bersama sebelum kembali ricuh di jalan Kartini, Sabtu (30/08) sore. FOTO: INDAH TRI SUTONO/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON – Aksi demonstrasi di Kota Cirebon yang awalnya berlangsung damai berujung ricuh setelah para demonstran yang sempat ditahan dibebaskan.
Sabtu(30/08) sore hari ini, sejumlah tokoh aparat keamanan daerah seperti Danrem 063/ Sunan Gunung Jati, Kolonel Hista Soleh Harahap, Dandim 0614, Letkol Inf Saputra Hakki, Danlanal, Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung serta Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, terlihat duduk bersama dengan perwakilan pendemo untuk berdialog, berharap dapat mencairkan ketegangan yang sempat memuncak di awal demonstrasi.
Acara dialog ini berlangsung di sekitar Jalan Kartini, tepat di samping Masjid At-Taqwa, dan dipimpin oleh para pimpinan TNI dan Polri setempat.
BACA JUGA:GPM Serentak di 31 Kecamatan Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok
Meskipun dialog berjalan relatif singkat, hanya sekitar lima menit, suasana di sekitar lokasi sempat mereda sementara waktu.
Namun, setelah sejumlah demonstran yang sebelumnya ditahan aparat dibebaskan, situasi kembali memanas.
Para demonstran termasuk yang telah dibebaskan kembali melakukan tindakan anarkis dengan melemparkan batu ke arah petugas.
BACA JUGA:Waspada Provokasi, Masyarakat Cirebon Diminta Tidak Mudah Terprovokasi Isu di Media Sosial
Kekacauan kembali terjadi di sekitar Jalan Kartini, tak jauh dari Masjid At-Taqwa, yang sempat menjadi lokasi dialog antara aparat dan perwakilan pendemo.
Hingga berita ini diturunkan, petugas keamanan masih berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kerusuhan lebih lanjut.
Aparat keamanan, baik dari TNI maupun Polri, berusaha untuk meredam situasi agar tidak semakin memburuk.
BACA JUGA:PUTR Majalengka Bantah Isu Monopoli Proyek, Semua Lelang Terbuka di LPSE
Walikota Cirebon, Effendi Edo yang dikomunikasikan untuk hadir agar terciptanya mediasi belum terlihat di lapangan. (its)
Sumber: