Komisi I Semprot Warga yang Bangun Bangli Permanen di Kedung Pane, Minta Satpol PP Turun

Komisi I Semprot Warga yang Bangun Bangli Permanen di Kedung Pane, Minta Satpol PP Turun

Sebuah bangunan liar sedang dibangun permanen tepat diatas sungai Kedung Pane, masuk di Kelurahan Pekiringan. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Sebuah bangunan liar terpantau sedang di bangun secara permanen tepat diatas sungai Kedung Pane yang masuk di wilayah RW 06 Suradinaya Utara, Kelurahan Pekiringan. 

Secara kebetulan, Kamis (12/02) pagi Komisi I DPRD Kota Cirebon tengah sidak di lokasi meninjau perbatasan antara wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon.

Sontak, pekerja yang sedang membangun bangli tersebut ditegur oleh Komisi I. Kondisi tersebut terjadi disaat Pemkot Cirebon sedang gencar-gencarnya melakukan normalisasi dan menertibkan bangunan liar di sempadan sungai. 

BACA JUGA:“One Day One Service”, Program Baru DPPKBP3A Kuningan Percepat Akses KB Hingga Desa Terpencil

Ketua RW 06 Suradinaya Utara, Dikdik Teja Surya mengungkapkan, bangunan liar permanen dengan sistem cor itu dibangun tepat diatas sungai Kedung Pane dan masuk di wilayah RT 02.

Atas kondisi tersebut, pihak RT dan RW sudah menegur yang bersangkutan namun tidak diindahkan. 

Bahkan, RT dan RW, dengan diketahui pihak Kelurahan sudah bersurat ke Satpol PP agar melakukan penertiban, namun belum ada jawaban. 

BACA JUGA:Jaga Mata Air, Mahasiswa UGJ Bergerak Bantu KTH Sapu Jagat

"Pa RT, dan saya dari RW juga sudah menyurati Satpol PP mas, tapi belum ada tindakan. Sudah coba kami tegur tapi jawabaannya ya cari makan," ungkap Dikdik. 

Dikdik memastikan, warga yang membangun diatas sungai tersebut bukan warga di RW nya. 

"Warga Kabupaten Cirebon mas. Warga kami tidak ada yang memiliki bangunan liar diatas sungai," kata Dikdik. 

BACA JUGA:Area Pemakaman Bersih, Warga Bandorasa Wetan dan Yon TP 839 Kompak Kerja Bakti Jelang Ramadhan

Lurah Pekiringan, Meidi AS juga membenarkan, bahwa pembangunan yang sudah berjalan sejak dua minggu terakhir tersebut sudah pernah ditegur namun tetap dilanjutkan. 

"Sudah ditegur mas, dan kita laporkan kepada Satpol PP. Disekitar situ ada kurang lebih empat bangunan diatas sungai, tapi yang permanen yang satu itu yang sedang dibangun," jelas Meidi. 

Sumber: