2.000 Lebih Bibit Muda Cirebon Siap Unjuk Gigi di Invitasi Atletik 2026
PRESTASI. Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Jois Putra foto bersama panitia dan perwakilan sekolah seusai membuka technical meeting Invitasi Atletik di gedung KONI Kabupaten Cirebon, Selasa 14 April 2026.--
RAKCER.DISWAY, SUMBER - Lebih dari 2.000 atlet pelajar dari berbagai tingkatan sekolah bersiap untuk memadati lintasan dalam ajang bergengsi Invitasi Atletik 2026. Perhelatan akbar tetaebut dijadwalkan akan berlangsung Kamis, 16 April 2026 hingga Sabtu 18 April mendatang.
Persiapan matang terus dikebut demi menyambut ribuan talenta muda tersebut. Hal ini terungkap dalam agenda Technical Meeting (TM) yang digelar di gedung KONI Kabupaten Cirebon, Selasa 14 April 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon, Jois Putra SE MAP menegaskan bahwa Invitasi Atletik tahun ini memiliki urgensi yang sangat besar.
BACA JUGA:Aplikasi Digipora Dispora Kabupaten Cirebon, Terobosan Dukung Tata Kelola Olahraga Modern
Selain sebagai ajang unjuk bakat, kegiatan ini merupakan instrumen seleksi dini untuk menjaring atlet-atlet potensial yang akan diproyeksikan mewakili daerah pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2027.
"Kami ingin memberikan fasilitas terbaik bagi para siswa agar kecintaan dan kemampuan mereka di bidang atletik bisa berkembang optimal. Invitasi ini adalah jembatan menuju prestasi yang lebih tinggi," ungkap Jois saat membuka sesi TM.
Salah satu kabar baik bagi sekolah dan orang tua adalah kebijakan biaya. Dispora memastikan seluruh rangkaian kegiatan ini gratis tanpa pungutan biaya pendaftaran sedikit pun. Seluruh pendanaan pembinaan telah ditanggung sepenuhnya oleh anggaran Dispora Kabupaten Cirebon untuk memastikan tidak ada kendala finansial bagi pelajar berprestasi.
Ada yang berbeda pada edisi 2026 kali ini. Koordinator Panitia, Sukawi MPd memaparkan bahwa pihaknya melakukan sejumlah pembaruan teknis guna menjaring bakat secara lebih spesifik.
BACA JUGA:Persib Zona Nyaman, Berapakah Poin Lagi Untuk Persib Juara?
Penambahan nomor pertandingan baru menjadi daya tarik tersendiri, diantaranya tingkat SD (Kelas 1-2 & 3-4) dibuka nomor lari 60 meter putra dan putri yang bertujuan mengenalkan atmosfer kompetisi sejak usia dini.
Sementara di tingkat SMP dan SMA dipertandingkan nomor lari jarak jauh 3.000 meter putra dan putri untuk menguji daya tahan (endurance) para atlet remaja.
Demi menciptakan kompetisi yang sehat dan mencegah dominasi tunggal pada banyak nomor, panitia menerapkan aturan ketat mengenai kepesertaan. Dalam sistem baru ini, seorang atlet dibatasi partisipasinya dengan ketentuan satu atlet hanya boleh turun di satu nomor lintasan (lari), satu nomor lapangan (lompat/lempar), dan satu nomor beregu (estafet).
"Dengan pembatasan ini, kami berharap akan muncul lebih banyak wajah baru. Kita tidak ingin bakat-bakat lain tertutup, sehingga potensi atletik di Cirebon benar-benar tergali dari tingkat SD hingga SMA secara merata," tambah Sukawi.
BACA JUGA:MacBook Neo Harga Mulai Rp9 Juta, Apa Saja Perbedaannya dengan Seri Air?
Berdasarkan data dari panitia, untuk tingkat SD akan bersaing 943 atlet, kemudian tingkat SMP akan diikuti 738 atlet, dan tingkat SMA diikuti sekitar 480 atlet.
Kategori lomba tingkat SD:
- Nomor lintasan:
: Lari 60 Meter Kelas 1&2 (Pa/Pi)
: Lari 60 M Kelas 3&4 (Pa/Pi)
: Lari 100 M (Pa/Pi)
: Lari 200 M (Pa/Pi)
: Lari 400 M (Pa/Pi)
: Lari 800 M (Pa/Pi).
- Nomor lapangan:
: Tolak Peluru (Pa/Pi)
: Lempar Lembing (Pa/Pi)
: Lompat Tinggi (Pa/Pi)
: Lompat Jauh (Pa/Pi)
- Nomor beregu:
: Estafet 4x100 M (Pa/Pi)
: Estafet 4x200 M (Pa/Pi)
Kategori lomba tingkat SMP dan SMA:
- Nomor lintasan:
: Lari 100 M (Pa/Pi)
: Lari 200 M (Pa/Pi)
: Lari 400 M (Pa/Pi)
: Lari 800 M (Pa/Pi)
: Lari 1.500 M (Pa/Pi)
: Lari 3.000 M (Pa/Pi)
- Nomor lapangan:
: Tolak Peluru (Pa/Pi)
: Lempar Lembing (Pa/Pi)
: Lempar Cakram (Pa/Pi
: Lompat Tinggi (Pa/Pi)
: Lompat Jauh (Pa/Pi)
- Nomor Beregu:
: Estafet 4x100 M (Pa/Pi)
: Estafet 4x400 M (Pa/Pi). *
Sumber: