Mobil Brio Terbakar di Bundaran Krucuk

Mobil Brio Terbakar di Bundaran Krucuk

Petugas kepolisian dan Damkar memadamkan mobil yang terbakar di bundaran Krucuk, Rabu (04/02). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Rabu (04/02) pagi, sebuah mobil Honda Brio terbakar di Jalan Diponegoro, Kesenden, tepatnya di sekitar bundaran Krucuk. 

Informasi tersebut cepat menyebar, jajaran kepolisian yang tengah melakukan pengaturan lalu lintas disekitar bundaran pun langsung mendatangi dan mengamankan lokasi, dan mobil yang terbakar sekitar pukul 07.30 WIB tersebut langsung ditangani oleh pemadam kebakaran. 

Dari informasi yang berhasil dihimpun Rakyat Cirebon, peristiwa tersebut terjadi saat kendaraan yang dikemudikan SAI (40), salahsatu karyawan BUMN asal Kecamatan Gajah Mungkur, Semarang, melaju kearah Kota Cirebon setelah pulang dari Puskesmas Kedaton. 

BACA JUGA:Parkir Liar di Depan CSB Diduga Karena Sistem Non Tunai, Komisi I Bakal Panggil Pengelola

Tiba di bundaran Krucuk, pengemudi mencium bau menyengat disertai asap dari bagian depan kendaraannya, sehingga ia pun segera menepi. 

Dalam keterangannya, Kapolsek Cirebon Utara Barat, Kompol Iwan Gunawan menjelaskan bahwa sesaat setelah kendaraan berhenti, api terlihat muncul dari bagian depan kendaraan sebelah kiri, sehingga pengemudi segera menjauh untuk menghindari risiko keselamatan.

Melihat kondisi tersebut, petugas kepolisian dan lalu lintas yang sedang melaksanakan pengaturan pagi langsung bertindak cepat dengan mengamankan area dan berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan dari gedung terdekat serta fasilitas umum di sekitar jalan.

BACA JUGA:Hijaukan Ciremai, 2 Tahun Total 100.000 Bibit Disebar Paguyuban Silihwangi Majakuning

"Ali sempat membesar, kita langsung koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan pukul 07.55 WIB," jelas Iwan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan setelah api berhasil dipadamkan, jajaran Polsek Cirebon Utara Barat bersama Tim Inafis Polres Cirebon Kota segera melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendokumentasikan kondisi kendaraan untuk keperluan penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata Iwan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik pada bagian mesin kendaraan.

BACA JUGA:Musrenbang Kecamatan untuk 2027, Usulan Infrastruktur Dominan di Pekalipan

"Estimasi kerugian materiil sekitar 185 juta," sebut Iwan. 

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP, M Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan, terutama sistem kelistrikan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Sumber: