Gegara Jalan Rusak, Warga Karanganyar Senggol Dedi Mulyadi, Minta Jalan Kroya–Karanganyar Diperbaiki
JALAN RUSAK. Kondisi ruas jalan Kroya-Karanganyar rusak berat. Warga senggol Dedi Mulyadi, minta segera perbaiki. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID –Memasuki musim hujan, jalan rusak terjadi dimana-mana. Salah satunya ruas jalan penghubung Desa Kroya dan Karanganyar Kecamatan Panguragan.
Itu memprihatinkan. Lubang-lubang besar memakan hampir seluruh badan jalan, sangat membahayakan.
Ketika hujan turun, air menggenang menutupi lubang, kerap membuat kendaraan tergelincir dan memicu kecelakaan. Pengguna jalan pun mengeluh, minta perhatian pemerintah daerah, agar bisa diperbaiki.
Keluhan itu, salah satunya disampaikan Ofa Musthofa. Ia menyebut jalur tersebut merupakan akses vital. Setiap hari dilalui masyarakat untuk beraktivitas.
“Ini jalur utama bagi warga Kroya–Karanganyar. Hampir setiap hari orang melintas, tapi kondisinya rusak parah,” ujar Ofa dengan nada prihatin.
Musthofa pun sampai menyentil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Agar mendesak pemerintah Kabupaten Cirebon, untuk mempercepat proses perbaikan.
"Tolong lihat Pak Dedi, kondisi jalan di wilayah kami. Rusak parah, dan membahayakan. Kami ingin, perbaikan secepatnya," katanya.
Ia berharap pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, segera memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, perbaikan tak bisa ditunda lagi, karena menyangkut keselamatan warga.
“Kami meminta pemerintah segera memperbaiki jalan ini demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.
Warga lainnya pun menyuarakan harapan serupa. Berharap pemerintah daerah bergerak cepat menangani kerusakan jalan yang telah berlangsung cukup lama. Jalan yang layak dinilai penting sebagai penunjang mobilitas warga.
"Jalan itu, penunjang mobilitas warga dan kegiatan ekonomi di wilayah Kroya dan Karanganyar," kata Tokoh masyarakat Karanganyar, Moh Yakub.
Sebagai informasi, pemerintah Kabupaten Cirebon telah melakukan berbagai upaya, untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur jalan. Diantaranya, memberlakukan efisiensi anggaran.
Memangkas anggaran kegiatan seremonial dan kurang prioritas. Rencananya sebesar Rp241 miliar pun telah dialokasikan khusus untuk peningkatan kualitas jalan di tahun 2026.
Moh Yakub berharap rencana Pemkab Cirebon memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di tahun 2026 diwujudkan. Bagaimanapun terang Yakub, jalan merupakan kebutuhan vital.
"Disamping itu, perbaikan infrastuktur jalan khususnya di wilayah kami ini, sudah menjadi janji politik Bupati-Wakil Bupati saat Pilkada," katanya.
Kendati demikian, Yakub optimistis kondisi jalan Kroya–Karanganyar akan diperbaiki tahun depan. Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon.
“Jalan ini sudah masuk anggaran. Sudah masuk slot. Itu berdasarkan koordinasi kami dengan DPUTR minggu kemarin. Tentu akan terus kami kawal,” ujarnya.
Hingga kini, warga masih menantikan langkah konkret dari pihak terkait untuk memastikan perbaikan jalan segera terealisasi. (zen)
Sumber: