Tinjau Gedung yang Ambruk, Komisi II Minta Disnaker Direlokasi
Komisi II DPRD bersama DPUTR meninjau kondisi enam lokal bangunan kantor Disnaker yang bagian atapnya ambruk, Selasa (27/01). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Komisi II DPRD Kota Cirebon turun meninjau enam lokal bangunan kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang bagian atapnya ambruk, Selasa (27/01).
Komisi II turun bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk memastikan tindaklanjut dari kondisi kantor yang mengkhawatirkan tersebut.
Dari peninjauan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah mengemukakan bahwa ternyata, usia bangunan sudah cukup tua, termasuk kontruksi di bagian atap bangunan.
BACA JUGA:Isu LGBT di THM Viral, DPRD Nilai Pengawasan Lemah, PAD Bocor
"Hari ini Komisi II melakukan monitoring berkaitan ambruknya kantor Disnaker. Kita baru tahu ternyata usia gedung ini sudah hampir 20 tahun," ungkap Andru, sapaan akrab Ketua Komisi II.
Kontruksi bagian atap ini, lanjut Andru, juga diketahui menggunakan material baja ringan, sehingga sampai saat ditinjau kemarin, kondisi bagian atap belum dilakukan evakuasi, masih sama seperti saat ambruk.
"Terakhir pembangunan 2007, dan baja ringan ini tidak juga sejalan dengan menggunakan genteng tanah liat. Jadi bebannya memang cukup berat, apalagi usia yang sudah cukup lama," lanjut Andru.
BACA JUGA:IKIAD Berbagi Yatim Piatu, Gedung DPRD Tak Lagi Kaku
Atas kejadian tersebut, dijelaskan Andru, beruntung terjadi di malam hari saat tidak ada aktivitas, sehingga tidak ada korban.
Enam lokal bangunan yang atapnya ambruk ini, masih berkaitan antara bangunan satu sama yang lain, sehingga Komisi II meminta DPUTR memeriksa kondisi gedung yang masih satu lokal.
"Kita harus melindungi ASN yang bekerja di sini, menciptakan rasa nyaman. Jadi kita merekomendasikan, sesuai arahan Pak Wali, bergeser saja ke beberapa titik yang lain, relokasi apakah ke Grage City Mall atau pindah ke kantor eks DPMPTSP di Kebumen," jelas Andru.
BACA JUGA:Ramalan Shio Kuda Besok Rabu, 28 Januari 2026 : Cinta, Karir, dan Kesehatan
Tak hanya merekomendasikan relokasi sementara, dikatakan Andru, Komisi II meminta Pemkot untuk memikirkan rencana perbaikannya.
"​Jadi harapan kita sih lakukan tindak lanjut segera, apakah nanti pos belanjanya bisa menggunakan BTT, karena memang ini keterkaitannya akibat bencana curah hujan yang ekstrem. Tentunya kita berharap pemerintah kota bisa melakukan langkah-langkah strategis untuk perbaikan segera," kata Andru.
Sumber: