Legislator PDIP Minta Komite Sekolah Dibubarkan

Legislator PDIP Minta Komite Sekolah Dibubarkan

Wakil Ketua F-PDIP, Subagja menyoroti banyaknya pungutan di SMP, ia meminta agar Komite Sekolah dibubarkan jika tidak pro orang tua siswa. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

Subagja pun menyoroti alasan munculnya pungutan-pungutan yang ada di sekolah, dimana semua selalu berlindung dibalik bahasa kesepakatan antara sekolah dengan pihak Komite. 

BACA JUGA:Masalah Infrastruktur, Sosial dan Ekonomi Jadi Sorotan Saat Reses Dewan

Bahkan, dari banyak kasus dan keluhan yang ia terima, disinyalir ada kesepakatan antara sekolah dengan Komite, sementara suara para orang tua yang menolak tidak sama sekali didengarkan. 

Tak tanggung-tanggung, Subagja pun meminta agar Komite sekolah ini dibubarkan, jika sama sekali tidak mengakomodir kepentingan dan suara para orang tua murid, yang nyata-nyata selalu mengeluhkan kebijakan yang berbuah pungutan tersebut. 

"Komite sekolah diduga sudah join dengan pihak sekolah. Itu jangan dijadikan alasan adanya pungutan. Bubarkan saja komite sekolah, kalau keputusannya hanya memberatkan orang tua siswa, gak ada ngaruhnya, gak ada pentingnya," tegas Subagja. 

BACA JUGA:Masalah Infrastruktur, Sosial dan Ekonomi Jadi Sorotan Saat Reses Dewan

Maka dari itu, Subagja meminta pemerintah, untuk mengkaji ulang urgensi adanya Komite di sekolah, karena sampai saat ini, fungsi Komite yang harusnya menjadi wadah aspirasi para orang tua, dan menjembatani nya dengan pihak sekolah, sudah melenceng jauh. 

Bahkan, segala kebijakan dan kesepakatan komite, justeru kerap menjadi keluhan pada orang tua itu sendiri. 

"Harapan saya tidak ada lagi pungutan liar, entah ganti judul jadi uang gedung, uang seragam, atau uang komite sekolah. Itu harus dihilangkan, karena banyak mengeluh soal itu. Kalau Komite tidak pro orang tua siswa, bubarkan saja," kata Subagja. (sep) 

Sumber: