Umar Prihatin Kondisi Pelayanan di Puskesmas Belum Maksimal
Anggota Komisi III, Umar Stanis Klau saat meninjau kondisi Puskesmas Pesisir di Kelurahan Panjunan, Kamis (18/09). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Komisi III bersama Ketua DPRD Kota Cirebon sudah turun meninjau kondisi pelayanan kesehatan di dua Puskesmas, yakni Puskesmas Nalayan di Kelurahan Kebonbaru dan Puskesmas Pesisir di Kelurahan Panjunan.
Anggota Komisi III, Umar Stanis Klau mengaku prihatin dengan kondisi yang ia lihat di dua Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tersebut.
Diungkapkan Umar, kesehatan merupakan salahsatu pelayanan pokok dan dasar yang harus diberikan oleh pemerintah, dan itu tidak terlepas dari sarana dan prasarana penunjang agar pelayanan yang diberikan bisa maksimal untuk masyarakat.
BACA JUGA:Revisi Perda PDRD Tinggal Uji Publik, Usul Perda Pembatasan Minimarket Tunggu Konsul ke BKPM
"Menurut saya, sepintas memang tampak happy, tapi harus saya akui, hati ini nelangsa melihat realitas yang ada," ungkap Umar.
Umar pun memunculkan pertanyaan besar terkait pelayanan kesehatan ini, dimana dari sisi sarana penunjang saja, Umar melihat dua Puskesmas yang disidak sangat jauh dari kata layak, apalagi memenuhi kata standar.
"Timbul pertanyaan, kapan masyarakat kita mendapatkan fasilitas pelayanan yang memadai dan berkualitas?, apakah tidak mampu pemerintah merancang desain bangunan yang estetik, ruangan-ruangan yang standar dengan layout yang nyaman, berkarakter kearifan lokal?," tanya Umar.
BACA JUGA:Wabup Dinilai Salah Gunakan Kekuasaan, Merangkap Jadi Ketua KONI, Serat Kepentingan !
Maka dalam hal ini, lanjut Umar, pemerintah harus terus didorong, agar minimalnya, pelayanan-pelayanan dasar bisa diberikan secara maksimal dari segala sisi.
Dimulai dari menyediakan sarana dan prasarana yang ideal dan memadai, hingga memastikan SDM yang ada bisa benar-benar melayani sepenuu hati.
"Kapankah pemerintah mampu menghadirkan pelayanan yang ramah, murah senyum dan disiplin? Ataukah kita pasrah dan pesimistis, saling melempar masalah, sementara kita dihantui oleh tanggung jawab melayani?," tanya Umar lebih lanjut.
BACA JUGA:Dua Puskesmas Disidak Dewan, Ruangan Sempit Jadi Sorotan
Di sisi lain, dijelaskan Umar, pelayanan kesehatan yang menjadi kewajiban pemerintah ini juga disediakan oleh pihak non pemerintah, dan jila dibandingkan, kualitasnya nya sangat jauh berbeda.
"Sementara kita minder dengan realitas yang tidak mungkin bersaing dengan fasilitas kesehatan milik swasta yang menyajikan kenyamanan, resik, hijau dan berkualitas tinggi. Harusnya yang disediakan pemerintah lebih dari itu," jelas Umar.
Sumber: