Kota Cirebon Punya Alat Deteksi Gempa, Dipasang di Gedung Setda
Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi menunjukkan alat sistem peringatan dini gempa bumi di Gedung Setda. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON – Dari sisi kesiapsiagaan bencana, Pemkot Cirebon saat ini sudah memiliki alat canggih yang berfungsi untuk mendeteksi bencana gempa bumi.
Alat tersebut bernama Display Early Warning System, yakni sebuah alat sistem peringatan dini gempa bumi.
Alat pendeteksi gempa bumi ini terintegrasi langsung dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk menerima informasi cepat mengenai aktivitas seismik.
BACA JUGA:Bank Mandiri Taspen Dorong Ekonomi Masyarakat Lewat Warung Mantap Sejahtera
Data yang diterima alat tersebut, bisa langsung disebarluaskan kepada semua perangkat daerah terkait, sehingga langkah penyelamatan sedini mungkin.
Kota Cirebon baru memiliki satu alat, dan itu dipasang di gedung Sekretariat Daerah.
Sekertaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi mengungkapkan, alat pendeteksi gempa bumi menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.
"Alat ini kita harap bisa meminimalisir risiko kerusakan serta melindungi keselamatan warga ketika terjadi gempa," ungkap Agus.
Alat tersebut, lanjut Agus, merupakan bantuan dari BMKG, semua peralatan dan pemasangan instalasi pun dilakukan langsung oleh petugas dari BMKG Pusat, sehingga Sekretariat Daerah hanya menyediakan jaringan listrik jaringan internet saja.
Satu sisi display nya dipasang di Gedung Setda, namun alat sensornya sendiri ada di kantor BPBD.
BACA JUGA:Guru Lecehkan Murid, BKPSDM Pastikan Pemberhentian Tidak Hormat
"Jadi alat ini mendeteksi gempa yang di atas 4 skalarichter. Kalau terdeteksi ada gempa, alarm akan berbunyi, lalu petugas yang ada di gedung ini akan langsung menyalakan sirene besar tanda bahaya," jelas Agus.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon, Andi Wibowo menambahkan, Kota Cirebon menjadi salah satunya daerah yang diberikan bantuan alat ini oleh BMKG, karena tidak semua Kota maupun Kabupaten di Jawa Barat mendapat alat ini.
Sumber: