Bupati dan Forkopimda Kabupaten Cirebon Sidak Pasar, Pastikan Harga Sembako Terkendali Jelang Ramadan

Bupati dan Forkopimda Kabupaten Cirebon Sidak Pasar, Pastikan Harga Sembako Terkendali Jelang Ramadan

SIDAK. Bupati Cirebon, H Imron bersama Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Sumber di Kabupaten Cirebon, Jumat (13/2).-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Guna menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan, Bupati CIREBON, H Imron bersama Kapolresta CIREBON, Kombes Pol Imara Utama melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten CIREBON, Jumat (13/2).

Adapun pasar yang menjadi lokasi pemantauan yakni Pasar Sumber dan Pasalaran.

Dalam sidak tersebut, keduanya turut didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon.

Saat meninjau pasar, Bupati dan Kapolresta menyusuri sejumlah lapak pedagang mulai dari penjual ayam, telur, cabai hingga kios beras.

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tidak melonjak secara liar menjelang Ramadan.

Bupati Cirebon, H. Imron mengatakan, dari hasil sidak ditemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas.

Kenaikan di antaranya terjadi pada telur yang naik sekitar Rp1.000 per kilogram, sementara ayam dan cabai mengalami kenaikan bervariasi antara Rp1.000 hingga Rp2.000.

Cabai rawit atau cabai setan disebut menjadi komoditas dengan kenaikan paling tinggi.

“Kami bersama Pak Kapolresta turun langsung untuk memantau harga sembako. Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan menjelang puasa seperti cabai setan,” ujar Imron.

Meski demikian, ia menegaskan, pemerintah daerah Kabupaten Cirebon masih mengkaji apakah kenaikan tersebut masih dalam batas kewajaran.

Jika lonjakan harga dinilai terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat, Pemkab Cirebon bersama aparat kepolisian akan menggelar operasi pasar murah.

“Nanti akan kami kaji bersama dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Kalau kenaikannya masih dalam batas wajar, tentu kita maklumi. Namun jika terlalu tinggi, kami akan mengadakan operasi pasar,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama menyampaikan, pihaknya terus melakukan monitoring terhadap rantai distribusi, mulai dari supplier, petani hingga peternak ayam dan telur.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok serta menjaga harga tetap terkendali.

Sumber:

Berita Terkait