Bandara Kertajati Majalengka Siap Terima Limpahan Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung

Bandara Kertajati Majalengka Siap Terima Limpahan Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung

Sebagian penerbangan Bandara Husein Sastranegara Bandung akan pindah ke BIJB Kertajati Majalengka.-Axlmulya/IST-radarmajalengka.com--

RAKYATCIREBON.ID, BANDUNG - Nasib Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung, bila penerbangan dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat Kabupaten Majalengka.

Bandara Husein Sastranegara Bandung dapat melayani hingga 3,5 juta per tahun, dengan rata-rata jumlah penerbangan per hari sekitar 68.

Sementara BIJB Kertajati Kabupaten Majalengka, baru melayani penerbangan kargo dan umrah. Sedangkan untuk domestik belum kembali dibuka.

Saat ini, Bandara Husein Sastranegara memiliki 1 runaway 2.500 x 45 meter dan bisa melayani pendaratan maupun take off untuk pesawat sekelas Boeing 737-800 NG, Airbus A320, dan Boeing 737-900 ER.

Sedangkan BIJB Kertajati memiliki landas pacu dengan panjang 3.000 meter yang bisa melayani pendaratan dan take off pesawat berbadan besar.

Sampai dengan saat ini, Bandar Udara Internasional Jawa Barat Kertajati adalah yang terluas kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno Hatta di Cengkareng.

Perkembangan terkini, seiring dengan rencana operasi Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan atau Tol Cisumdawu, BIJB Kertajati akan kembali dioptimalkan untuk penerbangan penumpang domestik dan internasional.

Bahkan, BIJB Kertajati telah ditetapkan sebagai salah satu akses pintu masuk Indonesia. Artinya bisa menerima penerbangan penumpang daru rute internasional.

Seperti diberitakan sebeulumnya, Gubernur Ridwan Kamil menyatakan, akan mengalihkan sebagian penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke BIJB Kerjati.

Khususnya pesawat bermesin jet yang nantinya tidak lagi terbang dari Bandara Husein Sastranegara. Di bandara tersebut, nantinya disisakan penerbangan untuk pesawat berbaling-baling.

Sementara pesawat bermesin jet akan dialihkan seluruhnya ke BIJB Kertajati untuk mengoptimalkan penerbangan di bandara tersebut.

"Nanti Bandara Husein khusus untuk pesawat baling-baling. Untuk pesawat bermesin jet seluruhnya ke Bandara Kertajati," kata Kang Emil, akhir pekan kemarin.

Diungkapkan dia, Tol Cisumdawu yang akan beroperasi pada Maret 2023 sesuai informasi dari Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono tentu akan menggairahkan kembalai penerbangan di Bandara Kertajati.

Tidak hanya itu, terhubungnya Tol Cisumdawu juga merupakan momentum bagus untuk perkembangan di Pantura Jawa Barat.
 
Sebelumnya, Senior Manager Commercial PT BIJB, Agus Sugeng Widodo mengatakan, untuk tahap awal rencana yang dimatangkan adalah pembukaan kembali 12 rute penerbangan domestik dan internasional di BIJB Kertajati.

Bahkan kata dia, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam berbagai kesempatan dan pertemuan dengan pihaknya sudah mengatakan akan segera melakukan penataan kembali mengenai rute penerbangan di BIJB, terutama penerbangan domestik.

“Insya Alah, dari penyampaian Pak Menhub dari berbagai kesempatan, termasuk pertemuan dengan pihak BIJB, terkait rute penerbangan akan dilakukan penataan Kembali."

"Akan menjadikan BIJB sebagai bandara yang melayani rute baik domestik maupun internasional,” terangnya saat dihubungi radarmajalengka.com.

BACA JUGA: Mister X Tewas Tersambar Kereta Api di Danamulya Plumbon, Pakai Kaos Prabowo-Sandi

Sebelumnya dalam kunjunganya ke BIJB Kertajati menhub sudah melakukan pengecekan mengenai kondisi bandara yang sudah cukup lengkap dan siap melayani rute penerbangan.

Salah satu alasan pemindahan rute penerbangan ke BIJB saat itu untuk mengurangi kepadatan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

BACA JUGA: Resmikan Pusat Distribusi, Ridwan Kamil Yakin Bisa Kendalikan Inflasi di Jawa Barat

Salah satu alasan pemindahan rute penerbangan ke BIJB saat itu untuk mengurangi kepadatan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.(yud)

Sumber: